Roebiono Kertopati, Sosok Jenderal Bintang 2 di Balik Lahirnya BSSN

Rabu, 07 Desember 2022 - 05:56 WIB
loading...
A A A
Kedudukannya langsung di bawah Kementerian Pertahanan Bagian-V (KP-V) di Yogjakarta, dengan tugas pokoknya mengelola persandian nasional secara umum. Seiring dengan berkembangnya cakupan tanggung jawab pengamanan komunikasi, Dinas Code kemudian melembaga menjadi Djawatan Sandi dengan surat Keputusan Menteri Pertahanan Nomor 11/MP/1949 tertanggal 2 September 1949.

Konteks sejarah itu membuat 4 April ditetapkan sebagai Hari Lahir Persandian Republik Indonesia yang kini tetap dilestarikan sebagai tonggak lahirnya Badan Siber dan Sandi Negara sebagai institusi keamanan informasi saat ini. Lalu, melalui Surat Keputusan (SK) Presiden RIS Nomor 65/1950 bertanggal 14 Februari 1950, lingkup penugasan Djawatan Sandi yang semula berada di bawah Menteri Pertahanan dan hanya melayani lingkungan Kementerian Pertahanan dan Angkatan Perang menjadi berada langsung di bawah Presiden melayani seluruh kementerian yang ada pada saat itu.

Selanjutnya, nama Djawatan Sandi berubah menjadi Lembaga Sandi Negara (Lemsaneg) berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 7/1972 tertanggal 22 Februari 1972. Landasan hukum Lemsaneg pun terus diperbarui sejalan dengan konsolidasi dan penataan struktur kelembagaan pemerintah pada waktu itu, berturut-turut pada 18 Juli 1994 dengan Keppres Nomor 54/1994, selanjutnya pada 7 Juli 1999 dengan Keppres Nomor 77/1999, dan terakhir melalui Keppres 103/2001.

Roebiono pada sebelum dan selama Perang Dunia II tidak pernah bekerja di bidang persandian alias seorang awam. Dia juga pernah menjadi dokter kepresidenan era Presiden Soekarno. Pria kelahiran Ciamis, 11 April 1914 itu memiliki keahlian mengenai persandian didapat secara autodidak lewat buku-buku yang ditekuni serta imajinasi, daya penalaran, dan intuisi.

Hanya dalam waktu dua bulan Roebiono berusaha keras menyusun buku Code sandi seorang diri lantaran urgensi kepentingan dan didesak oleh waktu. Terkadang, penyusunan buku itu dilakukan dengan menggunakan tangan kanan dan kiri sekaligus.

Pengetikan buku Code sandi dikerjakan oleh orang-orang dekatnya yang berasal dari berbagai bidang seperti adik kandungnya, Sriwati dan keponakannya, Roekmini alias Loeki. Hal itu dilakukan guna menjamin keamanan. Adapun sistem kode sandi tersebut terdiri dari 10.000 kata dalam Bahasa Indonesia yang dibuat rangkap enam dan dikenal sebagai Buku Code-C.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Akademisi UI: Indonesia...
Akademisi UI: Indonesia Perlu Regulasi Atasi Ancaman Spionase dan Siber
Kelakar Prabowo: Nanti...
Kelakar Prabowo: Nanti Ada Pertandingan Jenderal-Jenderal, Saya Wasitnya
Singgung Perbedaan Pandangan,...
Singgung Perbedaan Pandangan, Dudung Ajak Purnawirawan TNI-Polri Jaga Persatuan
5 Pangdam Lulusan Akmil...
5 Pangdam Lulusan Akmil 1997 Teman Satu Angkatan Danpaspampres Mayjen Edwin Adrian Sumantha
Slopaganda: Propaganda...
Slopaganda: Propaganda Massal di Era AI
Profil Letjen TNI (Purn)...
Profil Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso yang Dikait-kaitkan dengan Tiyo Ardianto
Profil Pangkopassus...
Profil Pangkopassus Letjen TNI Djon Afriandi, Jenderal Kopassus Peraih Adhi Makayasa
Digugat Purnawirawan...
Digugat Purnawirawan Jenderal TNI, Polda Metro: Hak Masyarakat, Kita Hadapi
3 Pangdam Lulusan Akmil...
3 Pangdam Lulusan Akmil 1992 Teman Satu Angkatan Irjenad Letjen TNI Erwin Djatniko
Rekomendasi
Pemerintah Bebaskan...
Pemerintah Bebaskan Bea Masuk Impor Komponen Pesawat dan LPG Petrokimia
Siapa Yu Deng dan Hong...
Siapa Yu Deng dan Hong Wang? Matematikawan China yang Memecahkan Masalah Paling Sulit di Dunia
Selama 30 Tahun, Kakek...
Selama 30 Tahun, Kakek di Singapura Ini Perkosa 11 Gadis, Termasuk Anak, Cucu, hingga Keponakan
Berita Terkini
Apresiasi Pelaksanaan...
Apresiasi Pelaksanaan PTT BSPS di Bandung, Mendagri: Tender Rakyat Perkuat Transparansi
Mantan Ketua MK Sebut...
Mantan Ketua MK Sebut Kondisi Indonesia Suram: Hukum Sangat Tajam ke Bawah, tapi Tumpul ke Atas
Dugaan Keterkaitan Eks...
Dugaan Keterkaitan Eks Jampidsus dengan Sejumlah Kasus Korupsi Disorot
Febrie Adriansyah Belum...
Febrie Adriansyah Belum Putuskan Ajukan Praperadilan
Perhitungan Kerugian...
Perhitungan Kerugian Negara Dipertanyakan, Pengamat Dorong Reformasi Audit BPKP
Wamendagri: Indonesia...
Wamendagri: Indonesia Punya Satu Kesempatan Manfaatkan Bonus Demografi Menuju Negara Maju
Infografis
10 Pemain Tercepat di...
10 Pemain Tercepat di Piala Dunia 2026: Mbappe Kalahkan Haaland
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved