BNPB Tegaskan Letusan Gunung Semeru Tidak Memicu Tsunami

Senin, 05 Desember 2022 - 15:27 WIB
loading...
BNPB Tegaskan Letusan Gunung Semeru Tidak Memicu Tsunami
Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari, mengatakan, erupsi Gunung Semeru tidak memicu tsunami. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pascaluncuran Awan Panas Guguran (APG) Gunung Semeru pada Minggu, 4 Desember 2022 dini hari, beredar kabar yang menyebutkan letusan Gunung Semeru dapat membangkitkan tsunami hingga ke negara Jepang.

Ada beberapa alasan mengapa berita tersebut tidak bisa dipertanggungjawabkan, antara lain, Gunung Semeru merupakan gunung api darat dengan jarak cukup jauh dari laut sehingga potensi letusan, pyroclastic atau partial collapse tidak sampai ke laut dan tidak bisa membangkitkan tsunami.

Kemudian, posisi Gunung Semeru berada di Selatan Jawa, jika terjadi longsoran di Pantai Selatan Jawa akibat aktivitas vulkanik, kecil kemungkin tsunami yang terjadi bisa menjangkau negara Jepang karena terhalang gugusan pulau-pulau di Indonesia.

Baca juga: Sejarah Letusan Gunung Semeru dengan Level Semburan Lava Tertinggi

"Berdasarkan analisa tersebut, kabar yang beredar tentang letusan Gunung Semeru akan menyebabkan tsunami hingga ke negara Jepang, dapat dipastikan tidak tepat," kata Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari, Senin (5/12/2022).

Baca juga: Erupsi Semeru, Hewan Ternak Warga Mulai Dievakuasi

BNPB mengimbau kepada seluruh masyarakat agar mempercayai kabar yang berasal dari lembaga yang berwenang di Indonesia, baik itu dari BNPB, BMKG, PVMBG, BPBD dan lembaga-lembaga yang dimandatkan oleh pemerintah.

Hal tersebut juga ditegaskan oleh Koordinator Kelompok Gunung Api PVMBG Oktory Prambada. Ia meminta warga untuk tidak termakan informasi liar selain dari sumber resmi yang dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. "Tidak ada tsunami ya, erupsi Semeru ini kejadiannya di darat dan hanya mendampak 13 km ke arah tenggara Semeru, tidak sampai laut," pungkasnya.
(cip)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2707 seconds (11.97#12.26)