Mendorong Optimisme Menuju 2023

Senin, 05 Desember 2022 - 08:04 WIB
loading...
A A A
Pada kondisi ini, memperkuat tingkat daya beli masyarakat adalah kunci utama bagi pemerintah untuk bisa menjaga ekonomi Indonesia dari badai ekonomi dunia. Hal ini tak lain karena konsumsi rumah tangga masih menjadi penopangpertumbuhan ekonomiterbesar di Indonesia, bahkan di kuartal III/2022 dari sisi pengeluaran.

BPS mencatat bahwa konsumsi rumah tangga berkontribusi hingga 50,38% terhadap PDB pada kuartal tersebut. Dorongan konsumsi rumah tangga tercermin dari peningkatan mobilitas yakni meningkatnya aktivitas belanja pada kelompok masyarakat menengah-atas khususnya untuk kebutuhan tersier.

Di sisi lain, menjaga nilai ekspor Indonesia juga penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia, meski tak mudah. Data kuartal III/2022 menunjukkan bahwa ekspor dan impor masih mampu mencatatkan surplus secara berkesinambungan. Pada periode ini, pertumbuhan ekonomi didukung ekspor barang dan jasa yang naik 21,64% secara tahunan (yoy) dengan kontribusi mencapai 26,23%, meningkat dari kontribusi pada kuartal II/2022 dengan persentase sebesar 24,74%.

Artinya, ekspor tumbuh lebih tinggi dibandingkan dengan kuartal sebelumnya.Windfallekspor masih berlanjut namun cenderung melemah akibat harga beberapa komoditas global yang lebih kompetitif serta kurs transaksi beli rupiah terhadap dollar AS yang melemah (terdepresiasi). Alhasil, pertumbuhan impor secara persentase berhasil melampaui pertumbuhan ekspor, sehingga ke depannya perlu diwaspadai di tengah terus menguatnya dollar AS.

Meski cukup berat, menjaga neraca perdagangan untuk tetap surplus di tengah ancaman perlambatan ekonomi perlu terus diupayakan. Hingga saat ini, China masih menempati posisi pertama sebagai negara mitra dagang Indonesia dengan nilai ekspor USD17,34 miliar pada kuartal III/2022.

Oleh sebab itu, dalam memitigasi risiko perlambatan tersebut, pemerintah perlu melakukan sejumlah langkah strategis di antaranya dengan meningkatkan akses pasar ekspor ke pasar nontradisional, khususnya di kawasan Afrika, Asia Selatan, dan Timur Tengah baik melalui promosi, misi dagang, maupun perjanjian kerja sama.

Sinergi, Kebersamaan, dan Kolaborasi
Selain optimisme, yang juga perlu dijaga adalah aspek kewaspadaan. Apalagi jika dilihat tugas berat karena banyaknya faktor negatif yang membayangi perekonomian di tahun depan, terutama tantangan inflasi.

Merespons ini, BI telah menaikkan suku bunga demi menjangkar ekspektasi inflasi, menjaga nilai tukar rupiah, dan mengantisipasi kebijakan agresif bank sentral Amerika Serikat (AS) The Federal Reserve (The Fed). BI menaikkan suku bunga acuan sebesar 175 basis points (bps) hanya dalam kurun waktu empat bulan terakhir menjadi 5,25%. BI mengerek suku bunga sebesar 25 bps pada Agustus dan menaikkan masing-masing sebesar 50 bps pada September-November.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pertumbuhan 5,6%, tetapi...
Pertumbuhan 5,6%, tetapi Mengapa Investor Masih Gelisah?
Mitigasi Krisis
Mitigasi Krisis
Pertumbuhan yang Berdampak
Pertumbuhan yang Berdampak
Pesta Elite, Resesi...
Pesta Elite, Resesi Sulit
Power Asymmetry: Ancaman...
Power Asymmetry: Ancaman Tersembunyi bagi Iklim Investasi Nasional
Kesiapan Karakter Pemuda...
Kesiapan Karakter Pemuda Ketika Dunia Bergolak
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
Mengenal Lipstick Effect,...
Mengenal Lipstick Effect, Alasan Mal dan Coffee Shop Tetap Ramai di Tengah Krisis Ekonomi
Rekomendasi
Richard Lee Resmi Dilimpahkan...
Richard Lee Resmi Dilimpahkan ke Kejati Banten, Tinggal Tunggu Jadwal Sidang Perdana
Drone Ukraina Meledak...
Drone Ukraina Meledak Sendiri di Pelabuhan Negara NATO, Kyiv Tuduh Rusia Kerjai Sinyalnya
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
Berita Terkini
Prabowo Kenang Hari...
Prabowo Kenang Hari Lahir Soekarno Lewat Potret Sang Proklamator
Kasus Dadan Cs, Saut...
Kasus Dadan Cs, Saut Situmorang: Semua hingga Eselon Terkecil Harus Bertanggung Jawab
Pigai Usul Jabatan Utama...
Pigai Usul Jabatan Utama Polri Bisa Diisi Sipil, Sahroni: Urusin HAM Saja
Revisi UU Polri: Batas...
Revisi UU Polri: Batas Usia dan Syarat Anggota Kompolnas Diusulkan Lebih Fleksibel
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Infografis
Elon Musk: Amerika Serikat...
Elon Musk: Amerika Serikat sedang Menuju Kebangkrutan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved