Kirim Bantuan ke Lokasi Gempa Cianjur, Partai Perindo Hadapi Tantangan
Minggu, 04 Desember 2022 - 21:09 WIB
loading...
Ketua Bidang Sosial dan Kesejahteraan DPP Perindo, Efraim Yerry Tawalujan mengungkapkan sejumlah tantangan saat mengirimkan bantuan ke lokasi Gempa Bumi Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Foto: MPI/Muhammad Refi Sandi
A
A
A
JAKARTA - Pengiriman bantuan Partai Perindo ke lokasi terdampak gempa Cianjur bukan tanpa hambatan. Ketua Bidang Sosial dan Kesejahteraan DPP Perindo, Efraim Yerry Tawalujan mengungkapkan sejumlah tantangan saat mengirimkan bantuan ke lokasi Gempa Bumi Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
"Yang hari pertama sesudah gempa masih longsor jadi jalur masih rawan dari puncak ke Cianjur gak bisa tembus. Kami muter lewat Jonggol dan Sukabumi tantangannya untuk mencapai lokasi," kata Yerry dalam Podcast Aksi Nyata 'Hati-Hati Penipuan Berkedok Bantuan Sosial' dikutip, Minggu (4/12/2022).
Yerry menyebut bahwa Perindo baru mengirimkan bantuan paket sembako pada Selasa (22/11) karena memerlukan waktu guna mengumpulkan bantuan.
Baca juga: Perindo Bagikan 10 Ribu Paket Sembako di 50 Lokasi Terdampak Gempa Cianjur
"Jadi sejak mendengar kabar 21 November Senin lalu itu satu jam setelah mendengar kabar sudah tau pasti dalam beberapa jam kemudian harus turun ke Cianjur. Tapi akhirnya besoknya baru turun karena perlu persiapan menghubungi teman teman, persiapan bantuan sosial yang akan dibawa," ucap Yerry.
Yerry membeberkan bahwa hari pertama sangat memerlukan tim Basarnas untuk membantu pencarian korban di reruntuhan.
"Pada hari pertama memang masih sangat butuh tim Basarnas untuk angkat angkat dan mencari korban di reruntuhan," ujarnya.
"Yang hari pertama sesudah gempa masih longsor jadi jalur masih rawan dari puncak ke Cianjur gak bisa tembus. Kami muter lewat Jonggol dan Sukabumi tantangannya untuk mencapai lokasi," kata Yerry dalam Podcast Aksi Nyata 'Hati-Hati Penipuan Berkedok Bantuan Sosial' dikutip, Minggu (4/12/2022).
Yerry menyebut bahwa Perindo baru mengirimkan bantuan paket sembako pada Selasa (22/11) karena memerlukan waktu guna mengumpulkan bantuan.
Baca juga: Perindo Bagikan 10 Ribu Paket Sembako di 50 Lokasi Terdampak Gempa Cianjur
"Jadi sejak mendengar kabar 21 November Senin lalu itu satu jam setelah mendengar kabar sudah tau pasti dalam beberapa jam kemudian harus turun ke Cianjur. Tapi akhirnya besoknya baru turun karena perlu persiapan menghubungi teman teman, persiapan bantuan sosial yang akan dibawa," ucap Yerry.
Yerry membeberkan bahwa hari pertama sangat memerlukan tim Basarnas untuk membantu pencarian korban di reruntuhan.
"Pada hari pertama memang masih sangat butuh tim Basarnas untuk angkat angkat dan mencari korban di reruntuhan," ujarnya.
Lihat Juga :