Hampir 30 Ribu Rumah Rusak Akibat Gempa Cianjur, Ini Kata BMKG

Jum'at, 02 Desember 2022 - 21:28 WIB
loading...
A A A
Penyebab kedua, kata Dwikorita, adalah lokasi pemukiman berada pada tanah lunak atau tanah lepas. “Jadi efeknya mengalami amplifikasi di tanah. Amplifikasi artinya apabila gelombang gempa merambat pada tanah tersebut akan mengalami penguatan,” tutur dia.

Dwikorita mengatakan faktor ketiga adalah kebanyakan bangunan rusak itu juga pada tepi lereng atau tebing lembah. “Jadi ada pengaruh topografi yang mengakibatkan peningkatan intensitas guncangan dan kerusakan.”

Keempat, kata Dwikorita, adalah akibat struktur bangunannya yang tidak memenuhi standar aman gempa. “Jadi ada faktor struktur kondisi, struktur atau konstruksi bangunan. Jadi ada empat faktor sebetulnya yang ada kedalaman, ada kondisi tanah, kemudian kondisi topografi dan terakhir adalah kondisi struktur,” ujar dia.

Bahkan, Dwikorita melaporkan banyak rumah-rumah yang menunjukkan struktur yang tidak aman gempa, rumah tembok tanpa besi. “Kemudian struktur kolom yang lemah. Kemudian, bagaimana pengaruh efek atau efek tanah lunak mengakibatkan itu rumah itu apa jumpalitan ya, saling dia terserak ya, itu terangkat,” kata Dwikorita.

Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
25 Wilayah Indonesia...
25 Wilayah Indonesia Berpotensi Tsunami Akibat Gempa M7,7 di Mindanao Filipina
Pantau Badai Monsun...
Pantau Badai Monsun di Teluk Benggala, BMKG Ungkap Dampaknya ke Indonesia
Bantah Isu Kemarau 2026...
Bantah Isu Kemarau 2026 Terparah Sepanjang 30 Tahun, Ini Penjelasan BMKG
BMKG Bakal Pantau Hilal...
BMKG Bakal Pantau Hilal di 37 Titik, Potensi Teramatinya Hilal Kecil
BMKG Prediksi Cuaca...
BMKG Prediksi Cuaca saat Lebaran Berawan hingga Hujan Lebat
DPR Minta Prediksi BMKG...
DPR Minta Prediksi BMKG soal Musim Kemarau 2026 Disikapi Serius Pemerintah
BMKG Ungkap 5 Daerah...
BMKG Ungkap 5 Daerah Tak Diguyur Hujan Lebih Sebulan, Probolinggo Terlama
Hujan Diprediksi Guyur...
Hujan Diprediksi Guyur Sebagian Besar Jakarta Siang hingga Sore Hari Ini
Gempa M5,2 Guncang Pulau...
Gempa M5,2 Guncang Pulau Karatung Sulut
Rekomendasi
Mengapa Pemain Spanyol...
Mengapa Pemain Spanyol Tidak Menyanyikan Lagu Kebangsaan di Piala Dunia 2026?
Presiden Belarusia:...
Presiden Belarusia: Lobi Yahudi Menipu Putin
Kronologi Mahasiswa...
Kronologi Mahasiswa Geruduk Budiman Sudjatmiko, Sudaryono dan Nusron Wahid saat Diskusi di UGM
Berita Terkini
Indonesia Tunjukkan...
Indonesia Tunjukkan Kerukunan Antaragama ke Presiden Jerman di Istiqlal dan Katedral
Gelombang I Berakhir,...
Gelombang I Berakhir, 245 Kloter Jemaah Haji Telah Diberangkatkan ke Tanah Air
Kolonel Inf Achmad Fikri...
Kolonel Inf Achmad Fikri Dalimunthe, Prajurit TNI Pertama yang Lulus National Defence College Yordania
Jamu Presiden Steinmeier,...
Jamu Presiden Steinmeier, Prabowo Sebut Jerman Jadi Inspirasi Inovasi Teknologi
Telusuri Aset Tersangka...
Telusuri Aset Tersangka Kasus Kuota Haji, KPK Periksa Pengelola Apartemen
Tahun Baru Islam, Menag:...
Tahun Baru Islam, Menag: Momentum Pentingnya Dialog dan Merangkul Perbedaan
Infografis
Hati-Hati! 7 Penyakit...
Hati-Hati! 7 Penyakit Berbahaya Ini Akibat Gula Darah Tinggi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved