Uji Kelayakan Yudo Margono Jadi Panglima TNI, DPR Akan Tanya Laut China Selatan hingga Papua

Jum'at, 02 Desember 2022 - 11:33 WIB
loading...
Uji Kelayakan Yudo Margono...
Sejumlah isu akan didalami Komisi I DPR saat uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) terhadap calon Panglima TNI Laksamana Yudo Margono pada Jumat (2/12/2022) siang. Foto/Dok MPI
A A A
JAKARTA - Sejumlah isu akan didalami Komisi I DPR saat uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) terhadap calon Panglima TNI Laksamana Yudo Margono pada Jumat (2/12/2022) siang. Salah satunya, mengenai peremajaan alat utama sistem persenjataan ( alutsista ).

"Ya pasti isu-isu aktual ya, baik misalnya peremajaan alutsista dengan keterbatasan anggaran, situasi Papua, penegakan hukum, terus juga potensi mitigasi keamanan," kata anggota Komisi I DPR Dave Laksono di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (2/12/2022).

Politikus Golkar ini menuturkan, terdapat sejumlah daerah yang perlu dirancang mitigasi keamanannya, seperti Papua, Selat Malaka, hingga Laut China Selatan. "Bagian Selatan Indonesia itu juga butuh penjelasan dari beliau, sementara wilayah luas dan ancaman itu besar, itu kita ingin perdalam, gimana beliau. Apakah kita butuh kapal induk misalnya," imbuhnya.

Baca juga: Sebelum Fit and Proper Test, DPR Verifikasi Berkas Laksamana Yudo Margono

Rencananya, fit and proper test terhadap Yudo Margono akan dimulai sekitar pukul 13.30 WIB nanti. Sebelum melakukan itu, Komisi I DPR akan melakukan verifikasi data pribadi Yudo Margono.

Setelah semua berkas sudah sesuai, kata Dave, Komisi I DPR langsung menggelar fit and proper test. Dia memperkirakan, proses fit and proper test dilakukan setelah sholat Jumat hingga sore hari.

"Jam 16.00 selesai lalu akan dilanjutkan dengan verifikasi faktual langsung ke kediaman beliau. Langsung hari ini juga kita sistem ngebut," ungkap Dave.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Indonesia di Antara...
Indonesia di Antara Quantum Warfare dan Multipolaritas
Pengamat Militer: Pembangunan,...
Pengamat Militer: Pembangunan, Keamanan, dan Keadilan Sosial Kunci Atasi Konflik Papua
Lumpuhkan 10 OPM dan...
Lumpuhkan 10 OPM dan Rebut 56 Markas, Satgas Marinir Dapat Kenaikan Pangkat Luar Biasa dari KSAL
1 Mei, Papua, dan Janji...
1 Mei, Papua, dan Janji yang Belum Selesai
Peneliti UHAMKA Soroti...
Peneliti UHAMKA Soroti Dampak Perang Iran Terhadap Indonesia
Cegah Eskalasi Kekerasan,...
Cegah Eskalasi Kekerasan, Pemerintah Diminta Buat Resolusi Konflik Papua
Ketua Komisi I DPRK...
Ketua Komisi I DPRK Mimika: Perlindungan Warga Sipil Papua Butuh Kolaborasi
7 Tahun Warga Mengungsi,...
7 Tahun Warga Mengungsi, Leri Gwijangge Desak Pemerintah Akhiri Krisis Kemanusiaan di Nduga
Perlindungan Warga Sipil...
Perlindungan Warga Sipil Jadi Kunci Keberlanjutan Pembangunan Papua
Rekomendasi
Jangan Lewatkan! Spesial...
Jangan Lewatkan! Spesial Akhir Pekan di Alfamidi, Banyak Bonus Menanti
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Berita Terkini
Jokowi Minta Kader PSI...
Jokowi Minta Kader PSI Hidupkan Mesin Partai sampai Tingkat Desa
Sinergi BPJS dan Kejaksaan...
Sinergi BPJS dan Kejaksaan Agung, Jaga Keberlangsungan JKN
Uya Kuya Jadi Ketua...
Uya Kuya Jadi Ketua DPW DKI Jakarta Gantikan Eko Patrio, PAN Ungkap Alasannya
Pekan Raya Jakarta 2026...
Pekan Raya Jakarta 2026 Belum Humanis bagi Pengunjungnya
Ahmad Ali Beberkan Alasan...
Ahmad Ali Beberkan Alasan Jokowi Turun Langsung Keliling Daerah
Lima Korban SPPI dan...
Lima Korban SPPI dan Momentum Membenahi Program Bela Negara bagi Sipil
Infografis
Air Permukaan Laut Diprediksi...
Air Permukaan Laut Diprediksi Akan Naik hingga 40 Kaki
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved