Asrama Mahasiswa Nusantara Diyakini Bisa sebagai Tempat Kaderisasi Pemimpin Masa Depan

Jum'at, 02 Desember 2022 - 06:23 WIB
loading...
Asrama Mahasiswa Nusantara Diyakini Bisa sebagai Tempat Kaderisasi Pemimpin Masa Depan
Presiden Jokowi bersama Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Kepala Badan Intelijen Negara Budi Gunawan, dan Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak saat peresmian Asrama Mahasiswa Nusantara (AMN) di Surabaya. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Asrama Mahasiswa Nusantara diyakini bisa sebagai tempat kaderisasi pemimpin masa depan. Asrama Mahasiswa Nusantara ( AMN ) di Surabaya, Jawa Timur telah diresmikan oleh Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) pada Selasa, 29 November 2022.

Selain itu, dilakukan pula pencanangan pembangunan AMN di Makassar, Sulawesi Selatan, dan Manado, Sulawesi Utara. Pembangunan sarana seperti AMN diyakini dapat mendukung generasi muda untuk saling mengenal perbedaan satu sama lain.

"Memang urgensi kita sebagai bangsa majemuk adalah memerlukan sarana. Asrama Mahasiswa Nusantara bisa sebagai tempat kaderisasi pemimpin masa depan yang melihat perbedaan justru yang menyatukan kita sebagai bangsa," kata Staf Khusus Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Antonius Benny Susetyo atau Romo Benny, Jumat (2/12/2022).

Baca juga: Asrama Mahasiswa Nusantara Bentuk Mahasiswa Berkarakter Pancasila



Menurutnya, AMN layak disebut tempat kaderisasi pemimpin masa depan, lantaran mahasiswa di sana terdiri dari multietnis dan budaya. Para mahasiswa di AMN beraktivitas bersama sehingga dapat mengalami perbedaan dalam kehidupan secara langsung.

"Itu sangat penting untuk pembangunan bangsa di masa depan. Dari mahasiswa sudah menerima perbedaan. Ini satu pendidikan yang baik agar generasi kita bisa beradaptasi," tuturnya.

Pemerintah pun diharapkannya dapat membuat program seperti ini lebih banyak, tak hanya untuk mahasiswa, tapi juga menyentuh generasi di level SMA. AMN diharapkan dibangun di semua provinsi di Tanah Air.

"Di kelompok pelajar juga perlu dibuat semacam rekayasa budaya untuk mengalami perbedaan. Misal, anak SMA daerah lain bisa kenal anak-anak SMA di Jawa. Itu akan membentuk karakter dan kepribadian yang baik. Harus ada program di mana anak-anak SMA dari berbagai daerah bisa belajar bersama," pungkasnya.

Diketahui, program AMN merupakan hasil sinergi antara Badan Intelejen Negara (BIN), Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), Kementerian Pertahanan, serta Kementerian Agama (Kemenag).

AMN memfasilitasi mahasiswa dari timur Indonesia. Para mahasiswa mendapatkan beasiswa penuh LPDP dari Kemenkeu selama berkuliah, termasuk biaya hidup.

Pemerintah juga merencanakan membangun AMN di sejumlah kota besar seperti Makassar, Sulawesi Selatan dan Manado, Sulawesi Utara. “Pembangunan Asrama Mahasiswa Nusantara ini untuk kita saling mengenal. Mahasiswa dari Papua kenal dengan yang dari Aceh di asrama ini. Begitu juga dengan mahasiswa dari daerah-daerah lainnya. Tujuannya agar rukun dan kompak karena di asrama diberikan wawasan kebangsaan,” ujar Presiden Jokowi.
(rca)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2475 seconds (10.177#12.26)