Survei Indikator: Ganjar Masih Kokoh di Puncak Elektabilitas Capres 2024

Kamis, 01 Desember 2022 - 19:20 WIB
loading...
Survei Indikator: Ganjar Masih Kokoh di Puncak Elektabilitas Capres 2024
Elektabilitas Ganjar Pranowo sebagai calon presiden (capres) masih berada di urutan teratas dalam survei yang dirilis Indikator Politik Indonesia. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Elektabilitas Ganjar Pranowo sebagai calon presiden (capres) masih berada di urutan teratas dalam survei yang dirilis Indikator Politik Indonesia pada Kamis (1/12/2022).

Ganjar unggul di berbagai simulasi di survei bertajuk 'Pacuan Kuda Elektabilitas Bakal Capres dan Peta Kekuatan Elektoral Partai Pasca-Deklarasi' tersebut.

Dalam simulasi tiga nama capres, Ganjar Pranowo menempati peringkat pertama dengan elektabilitas 33,9%, lalu disusul dengan Anies Baswedan dengan 32,2%. Di peringkat ketiga ada Prabowo Subianto dengan 23,9%.

Baca juga: Gaya Ganjar Dinilai Angin Segar bagi Dunia Politik Tanah Air

Posisi peringkat pertama juga ditempati Ganjar di simulasi 7 nama capres dengan elektabilitas 30,8%. Kemudian, peringkat pertama di simulasi 10 nama dengan elektabilitas 27,2%. Begitu juga, Ganjar raih peringkat pertama di simulasi 19 nama dengan elektabilitas 27,0%. Ganjar tetap mendominasi dalam simulasi 33 nama dengan elektabilitas sebesar 25,9%.

Baca juga: Usbat Medan Mantap Dukung Ganjar Pranowo Capres 2024

"Jika pemilihan presiden diadakan ketika survei dilakukan, Ganjar Pranowo selalu unggul dalam berbagai simulasi dukungan capres," tulis kesimpulan dalam survei tersebut.

Untuk diketahui, survei ini dilakukan pada 30 Oktober sampai 5 November 2022. Populasi survei merupakan seluruh warga negara Indonesia yang punya hak pilih dalam pemilihan umum, yakni mereka yang sudah berumur 17 tahun atau lebih

Penarikan sampel menggunakan metode multistage random sampling dengan total 1.220 responden, yang berasal dari seluruh provinsi yang terdistribusi secara proporsional. Responden memiliki potensi kesalahan (margin of error) pada survei ini, sebesar kurang lebih sekitar 2,9% dengan tingkat kepercayaan 95%.

Responden diwawancarai dengan tatap muka oleh pewawancara yang telah dilatih. Quality control terhadap hasil wawancara dilakukan secara random sebesar 20% dari total sampel oleh supervisor dengan kembali mendatangi responden terpilih.
(cip)
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.3874 seconds (11.252#12.26)