Tak Suka Bangun Gedung Mewah, Kode Jokowi Dinilai Pas untuk Ganjar
Senin, 28 November 2022 - 19:45 WIB
loading...
Presiden Jokowi bersama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. FOTO/DOK.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Kode atau ciri calon pemimpin yang diungkapkan oleh Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) dinilai mengarah kepada sosok Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo . Jokowi meminta relawan mendukung pemimpin yang selalu memikirkan rakyat.
Pengamat politik yang juga Dosen FISIP Universitas Budi Luhur Fahlesa Munabari mengakui kepemimpinan Ganjar Pranowo di Jawa Tengah sepanjang dua periode lebih banyak membuat program yang bermuara pada kepentingan rakyat.
"Ganjar ini tipikal pemimpin yang tidak suka membangun gedung megah, bangunan-bangunan besar, mercusuar. Tapi bangun sekolah, bangun pasar, bangun embung, irigasi, yang begitu-begitu," ujarnya, Senin (28/11/2022).
Fahlesa mencontohkan program 1.000 embung yang digagas Ganjar Pranowo. Berdasarkan catatannya saat ini, Ganjar sudah berhasil membangun 1.135 embung di berbagai daerah di Jateng. Embung-embung itu digunakan untuk pengairan areal pertanian, pengendalian banjir, dan mencukupi air minum di daerah kekeringan.
"Dari sisi bangunan mungkin tidak terlihat wah, tidak luar biasa, ya embung kan gitu-gitu saja, tidak mahal juga. Tapi berguna dan bermanfaat untuk petani dan warga desa," katanya.
Pengamat politik yang juga Dosen FISIP Universitas Budi Luhur Fahlesa Munabari mengakui kepemimpinan Ganjar Pranowo di Jawa Tengah sepanjang dua periode lebih banyak membuat program yang bermuara pada kepentingan rakyat.
"Ganjar ini tipikal pemimpin yang tidak suka membangun gedung megah, bangunan-bangunan besar, mercusuar. Tapi bangun sekolah, bangun pasar, bangun embung, irigasi, yang begitu-begitu," ujarnya, Senin (28/11/2022).
Fahlesa mencontohkan program 1.000 embung yang digagas Ganjar Pranowo. Berdasarkan catatannya saat ini, Ganjar sudah berhasil membangun 1.135 embung di berbagai daerah di Jateng. Embung-embung itu digunakan untuk pengairan areal pertanian, pengendalian banjir, dan mencukupi air minum di daerah kekeringan.
"Dari sisi bangunan mungkin tidak terlihat wah, tidak luar biasa, ya embung kan gitu-gitu saja, tidak mahal juga. Tapi berguna dan bermanfaat untuk petani dan warga desa," katanya.
Lihat Juga :