6 Perwira Tinggi Kelahiran Malang Berkarier Cemerlang, Nomor 2 Mantan Panglima TNI
Jum'at, 25 November 2022 - 11:38 WIB
loading...
A
A
A
2. Marsekal TNI (Purn) Hadi Tjahjanto
![6 Perwira Tinggi Kelahiran Malang Berkarier Cemerlang, Nomor 2 Mantan Panglima TNI]()
FOTO/DOK.SINDOnews
Hadi Tjahjanto lahir di Malang pada 8 November 1963 dari pasangan Bambang Sudarso dan Nur Sa'adah. Mantan Panglima TNI itu kini menjabat sebagai Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).
Hadi besar di keluarga militer. Ayahnya seorang tentara dengan pangkat terakhir Sersan Mayor. Selepas SMA, ia memutuskan melanjutkan pendidikan di Akademi Angkatan Udara (AAU) dan lulus pada 1986. Hadi langsung meneruskan pendidikan di Sekolah Penerbang TNI AU. Untuk menunjang kariernya, Hadi juga mengikuti pendidikan di Seskoau, Sesko TNI, dan Lemhannas.
Karier militer Hadi Tjahjanto dimulai dari Skadron Udara 4 yang bermarkas di Pangkalan Udara Abdul Rachman Saleh, Malang. Setelah itu, ia dipercaya menjabat sebagai Komanda Flight Skadron Pendidikan 101 Pangkalan Udara Adi Soemarmo, Solo, Komandan Batalyon III Menchandra Akademi TNI, Instruktur Penerbangan Lanud Adi Sucipto Yogyakarta, dan Kepala Seksi Keamanan dan Pertahanan Pangkalan Dinas Operasi Lanud Adi Sucipto.
Karier militer Hadi Tjahjanto terus menanjak menjadi Danlanud Adi Soemarmo, Kadispen AU, Danlanud Abdul Rachman Saleh, dan Sekretaris Militer Presiden. Setelah itu, Hadi ditunjuk menjadi Irjen Kementerian Pertahanan, Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU), dan puncaknya sebagai Panglima TNI.
3. Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Kunto Arief Wibowo
![6 Perwira Tinggi Kelahiran Malang Berkarier Cemerlang, Nomor 2 Mantan Panglima TNI]()
FOTO/DOK.TNI
Kunto Arief Wibowo merupakan perwira tinggi TNI kelahiran Malang, 15 Maret 1971. Putra mantan Wakil Presiden Try Sutrisno ini sekarang menjabat sebagai Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) III/Siliwangi.
Kunto Arief mengikuti jejak ayahnya sebagai seorang militer. Selepas sekolah menengah atas, ia melanjutkan pendidikan di Akademi Militer (Akmil) dan lulus pada 1992. Kunto yang mengambil kecabangan Infanteri kemudian melanjutkan sejumlah pendidikan, yakni Sesarcabif, Dik PARA, Dik Raider, Dik Mobud, Dik Scuba TNI AL, Diklapa I, Selapa II, Seskoad, Susdanyon, Susdandim, Sesko TNI, dan Lemhannas.
Karier militer Kunto Arief dimulai dari Danton Yonif Linud 502/Ujwala Yudha. Kemudian menanjak menjadi Kasi-2/Ops Korem 083/Baladhika Jaya, Danyonif 500/Raider, Danpuslatpur Kodiklatad, Kasdam III/Siliwangi, Pangdivif 3/Kostrad, dan terakhir Pangdam III/Siliwangi merangkap Dankogartap II/Bandung.
4. Laksamana Pertama (Laksma) TNI (Purn) Tedjo Sukmono
![6 Perwira Tinggi Kelahiran Malang Berkarier Cemerlang, Nomor 2 Mantan Panglima TNI]()
FOTO/IST
Salah satu perwira tinggi TNI kelahiran Malang adalah Tedjo Sukmono. Jabatan terakhirnya sebelum wafat adalah Wakil Kepala Pusat Penerangan TNI.
Perwira kelahiran 19 Mei 1969 ini meninggal dunia pada 7 November 2021 di RS Hermina Serpong karena sakit. Tedjo Kusumo dimakamkan di kampung halamannya di Malang, Jawa Timur.

FOTO/DOK.SINDOnews
Hadi Tjahjanto lahir di Malang pada 8 November 1963 dari pasangan Bambang Sudarso dan Nur Sa'adah. Mantan Panglima TNI itu kini menjabat sebagai Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).
Hadi besar di keluarga militer. Ayahnya seorang tentara dengan pangkat terakhir Sersan Mayor. Selepas SMA, ia memutuskan melanjutkan pendidikan di Akademi Angkatan Udara (AAU) dan lulus pada 1986. Hadi langsung meneruskan pendidikan di Sekolah Penerbang TNI AU. Untuk menunjang kariernya, Hadi juga mengikuti pendidikan di Seskoau, Sesko TNI, dan Lemhannas.
Karier militer Hadi Tjahjanto dimulai dari Skadron Udara 4 yang bermarkas di Pangkalan Udara Abdul Rachman Saleh, Malang. Setelah itu, ia dipercaya menjabat sebagai Komanda Flight Skadron Pendidikan 101 Pangkalan Udara Adi Soemarmo, Solo, Komandan Batalyon III Menchandra Akademi TNI, Instruktur Penerbangan Lanud Adi Sucipto Yogyakarta, dan Kepala Seksi Keamanan dan Pertahanan Pangkalan Dinas Operasi Lanud Adi Sucipto.
Karier militer Hadi Tjahjanto terus menanjak menjadi Danlanud Adi Soemarmo, Kadispen AU, Danlanud Abdul Rachman Saleh, dan Sekretaris Militer Presiden. Setelah itu, Hadi ditunjuk menjadi Irjen Kementerian Pertahanan, Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU), dan puncaknya sebagai Panglima TNI.
3. Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Kunto Arief Wibowo

FOTO/DOK.TNI
Kunto Arief Wibowo merupakan perwira tinggi TNI kelahiran Malang, 15 Maret 1971. Putra mantan Wakil Presiden Try Sutrisno ini sekarang menjabat sebagai Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) III/Siliwangi.
Kunto Arief mengikuti jejak ayahnya sebagai seorang militer. Selepas sekolah menengah atas, ia melanjutkan pendidikan di Akademi Militer (Akmil) dan lulus pada 1992. Kunto yang mengambil kecabangan Infanteri kemudian melanjutkan sejumlah pendidikan, yakni Sesarcabif, Dik PARA, Dik Raider, Dik Mobud, Dik Scuba TNI AL, Diklapa I, Selapa II, Seskoad, Susdanyon, Susdandim, Sesko TNI, dan Lemhannas.
Karier militer Kunto Arief dimulai dari Danton Yonif Linud 502/Ujwala Yudha. Kemudian menanjak menjadi Kasi-2/Ops Korem 083/Baladhika Jaya, Danyonif 500/Raider, Danpuslatpur Kodiklatad, Kasdam III/Siliwangi, Pangdivif 3/Kostrad, dan terakhir Pangdam III/Siliwangi merangkap Dankogartap II/Bandung.
4. Laksamana Pertama (Laksma) TNI (Purn) Tedjo Sukmono

FOTO/IST
Salah satu perwira tinggi TNI kelahiran Malang adalah Tedjo Sukmono. Jabatan terakhirnya sebelum wafat adalah Wakil Kepala Pusat Penerangan TNI.
Perwira kelahiran 19 Mei 1969 ini meninggal dunia pada 7 November 2021 di RS Hermina Serpong karena sakit. Tedjo Kusumo dimakamkan di kampung halamannya di Malang, Jawa Timur.
Lihat Juga :