ICK Dorong Kapolri Siapkan Kamtibmas Kondusif
Jum'at, 25 November 2022 - 11:36 WIB
loading...
A
A
A
Mengingat 2022 ini sejumlah petinggi Polri harus dicopot bahkan menghadapi pidana karena penyalahgunaan kinerja dan terlibat aksi kejahatan beragam mulai pembunuhan, beking perjudian, dan kelalaian tugas berakibat kematian tragis 156 suporter bola, bandar narkoba, mafia tambang sampai tuduhan marak perselingkuhan, dan gaya hidup hedonis.
Posisi mutasi yang dinilai perlu dilaksanakan untuk penyegaran tugas yakni Kepala Badan Reserse dan Kriminal (Kabareskrim), Kabaharkam, dan sejumlah pos Pati di Mabes Polri juga akan diganti. "Posisi posisi strategis yang dirotasi itu, ICK berharap Kapolri menempatkan jenderal-jenderal yang berkompeten pada jabatannya. Yang terpenting secara personal tidak berkasus, atau berpotensi bermasalah hingga menambah tumpukan pekerjaan rumah (PR) Kapolri bahkan semakin mencoreng korps aparat penegak hukum berseragam cokelat yang tahun ini bisa dikatakan tahun Polri tercoreng akibat ulah anggotanya sendiri," ungkap Gardi Gazarin.
Menyorot rencana mutasi yang juga akan dialami Kapolda Metro Jaya, Ketua ICK to the point menyebut posisi yang pas dan tepat saat ini mengantikan Irjen Pol Muhammad Fadil Imran disebut-sebut ada sejumlah sosok jenderal terbaik adalah Irjen Pol Muhammad Iqbal sejak 17 Desember 2021 menjabat Kapolda Riau. Kemudian, Irjen Pol Suntana, Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Rudi Haryanto saat ini Kapolda Banten, Asrena Polri Irjen Pol Wahyu Hadiningrat, dan Brigjen Pol Hendro Pandowo, Wakapolda Metro Jaya.
"Bila rencana Kapolri jadi merotasi jajarannya termasuk Kapolda Metro Jaya adalah hak prerogatif Kapolri didukung Dewan Kepangkatan Tertinggi ( Wanjakti) Mabes Polri termasuk otoritas Kompolnas dan Presiden. Mobilitas Polda Metro Jaya amankan ibu kota yang kompleks dan heterogen sukses ditangani Irjen Dr M Fadil Imran,” katanya.
Dengan demikian, kata dia, kondisi Kamtibmas wilayah hukum Polda Metro Jaya sama harus lebih mantab lagi dipimpin Kapolda baru jelang tahun politik 2023 sampai Pemilu 2024. “Tepatnya calon Kapolda Metro juga yang pernah punya pengalaman dan sukses bertugas sebelumnya di wilayah hukum Polda Metro," kata mantan Ketua Forum Wartawan Polri ini.
Pertimbangan penunjukkan orang nomor satu di Polda Metro Jaya ini dinilai tidak saja ahli segala pengalaman menjalankan strategi Kamtibmas juga tegas, konsisten dan humanis mengamankan seluruh simbol negara, obyek vital dan kepentingan kerja sama antarkedubes.
Posisi mutasi yang dinilai perlu dilaksanakan untuk penyegaran tugas yakni Kepala Badan Reserse dan Kriminal (Kabareskrim), Kabaharkam, dan sejumlah pos Pati di Mabes Polri juga akan diganti. "Posisi posisi strategis yang dirotasi itu, ICK berharap Kapolri menempatkan jenderal-jenderal yang berkompeten pada jabatannya. Yang terpenting secara personal tidak berkasus, atau berpotensi bermasalah hingga menambah tumpukan pekerjaan rumah (PR) Kapolri bahkan semakin mencoreng korps aparat penegak hukum berseragam cokelat yang tahun ini bisa dikatakan tahun Polri tercoreng akibat ulah anggotanya sendiri," ungkap Gardi Gazarin.
Menyorot rencana mutasi yang juga akan dialami Kapolda Metro Jaya, Ketua ICK to the point menyebut posisi yang pas dan tepat saat ini mengantikan Irjen Pol Muhammad Fadil Imran disebut-sebut ada sejumlah sosok jenderal terbaik adalah Irjen Pol Muhammad Iqbal sejak 17 Desember 2021 menjabat Kapolda Riau. Kemudian, Irjen Pol Suntana, Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Rudi Haryanto saat ini Kapolda Banten, Asrena Polri Irjen Pol Wahyu Hadiningrat, dan Brigjen Pol Hendro Pandowo, Wakapolda Metro Jaya.
"Bila rencana Kapolri jadi merotasi jajarannya termasuk Kapolda Metro Jaya adalah hak prerogatif Kapolri didukung Dewan Kepangkatan Tertinggi ( Wanjakti) Mabes Polri termasuk otoritas Kompolnas dan Presiden. Mobilitas Polda Metro Jaya amankan ibu kota yang kompleks dan heterogen sukses ditangani Irjen Dr M Fadil Imran,” katanya.
Dengan demikian, kata dia, kondisi Kamtibmas wilayah hukum Polda Metro Jaya sama harus lebih mantab lagi dipimpin Kapolda baru jelang tahun politik 2023 sampai Pemilu 2024. “Tepatnya calon Kapolda Metro juga yang pernah punya pengalaman dan sukses bertugas sebelumnya di wilayah hukum Polda Metro," kata mantan Ketua Forum Wartawan Polri ini.
Pertimbangan penunjukkan orang nomor satu di Polda Metro Jaya ini dinilai tidak saja ahli segala pengalaman menjalankan strategi Kamtibmas juga tegas, konsisten dan humanis mengamankan seluruh simbol negara, obyek vital dan kepentingan kerja sama antarkedubes.
Lihat Juga :