3 Panglima Militer Indonesia yang Memiliki Darah Batak, Terakhir Jenderal Besar Pemilik Bintang Lima
Kamis, 24 November 2022 - 17:22 WIB
loading...
A
A
A
Beberapa operasi penting telah dilakoninya seperti Trikora, penumpasan gerombolan RMS, operasi Dwikora, penumpasan gerombolan OPM, G30S/PKI, hingga sempat bertugas di wilayah Timor Timur.
Dikutip dari perpusnas.go.id, Setelah pensiun Feisal Tanjung sempat menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan dalam kabinet Reformasi Pembangunan masa kerja 23 Maret 1988 - 17 Maret 1993.
2. Jenderal TNI (Purn.) Maraden Panggabean
Maraden Saur Halomoan Panggabean lahir di Tarutung, Sumatera Utara pada 29 Juni 1922. Jebolan SMA Militer Jepang ini menjabat sebagai Panglima ABRI pada 1973-1978 menggantikan Soeharto.
Selain aktif di militer, beliau juga aktif di politik dengan tergabung ke dalam Partai Golkar. Selain itu, ia juga aktif membina komunitas masyarakat Batak, sebagai Ketua Penasihat Lembaga Permufakatan Adat dan Kebudayaan Batak (LPAKB) dan Pembina Yayasan Bina Bona Pasogit (1989-2000).
Setelah pensiun Maraden Panggabean sempat dipercaya untuk duduk di kursi pemerintahan sebagai Menko Polkam Kabinet Pembangunan III tahun 1974 hingga 1978.
Baca juga : Sosok Abdul Haris Nasution, Jenderal Besar yang Selamat dari Peristiwa G30S/PKI
Dikutip dari perpusnas.go.id, Setelah pensiun Feisal Tanjung sempat menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan dalam kabinet Reformasi Pembangunan masa kerja 23 Maret 1988 - 17 Maret 1993.
2. Jenderal TNI (Purn.) Maraden Panggabean
Maraden Saur Halomoan Panggabean lahir di Tarutung, Sumatera Utara pada 29 Juni 1922. Jebolan SMA Militer Jepang ini menjabat sebagai Panglima ABRI pada 1973-1978 menggantikan Soeharto.
Selain aktif di militer, beliau juga aktif di politik dengan tergabung ke dalam Partai Golkar. Selain itu, ia juga aktif membina komunitas masyarakat Batak, sebagai Ketua Penasihat Lembaga Permufakatan Adat dan Kebudayaan Batak (LPAKB) dan Pembina Yayasan Bina Bona Pasogit (1989-2000).
Setelah pensiun Maraden Panggabean sempat dipercaya untuk duduk di kursi pemerintahan sebagai Menko Polkam Kabinet Pembangunan III tahun 1974 hingga 1978.
Baca juga : Sosok Abdul Haris Nasution, Jenderal Besar yang Selamat dari Peristiwa G30S/PKI
Lihat Juga :