Pemerintahan Jokowi Dinilai Fokus Wujudkan Pemerataan

Kamis, 17 November 2022 - 11:16 WIB
loading...
Pemerintahan Jokowi...
Rektor Universitas Khairun (Unkhair) Maluku Utara, Dr Ridha Ajam menilai pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) sangat fokus mewujudkan pemerataan. Foto/MPI
A A A
JAKARTA - Rektor Universitas Khairun (Unkhair) Maluku Utara, Dr Ridha Ajam menilai pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) sangat fokus mewujudkan pemerataan. Baik secara pembangunan maupun ekonomi masyarakat.

Ridha mengatakan sejak era Jokowi, pemerataan pembangunan terus diupayakan. Menurutnya, kehadiran infrastruktur yang memadai adalah motor penggerak ekonomi masyarakat yang paling efektif. Baca juga: Presiden Jokowi dan Xi Jinping Gelar Pertemuan Bilateral, Bahas Kerja Sama Strategis

“Kita harus akui bahwa pemerintah sangat memprioritaskan pembangunan demi pemerataan. Sehingga daerah-daerah harus memanfaatkan peluang ini untuk membangun daerahnya sendiri,” ujar Ridha dalam keterangannya, Kamis (17/11/2022).



Keseriusan Jokowi dalam merealisasikan pemerataan dapat dilihat dari masifnya pembangunan di wilayah-wilayah yang mengalami keterlambatan pembangunan. Ridha menyebut kebijakan tersebut adalah langkah yang sangat tepat.

“Saya melihat sekarang pembangunan supaya ada pemerataan ke depan. Maka oleh pemerintah pusat Pak Jokowi difokuskan kepada daerah-daerah yang mengalami keterlambatan pembangunan. Dalam hal ini wilayah timur,” jelas Ridha.

Ridha menambahkan bahwa kehadiran infrastruktur di daerah mendorong kemajuan di segala sektor. Menurutnya, yang paling terlihat adalah peningkatan SDM masyarakat. Baca juga: Laporan Luhut di Depan Jokowi-Xi Jinping: Progress Kereta Cepat Jakarta-Bandung Sudah 80 Persen

“Infrastruktur yang dibangun pemerintah pusat mendorong berkembangnya kompetensi atau SDM masyarakat di daerah. Manfaatnya sangat banyak,” pungkasnya.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
HMNI Nilai Program 1.000...
HMNI Nilai Program 1.000 Kampung Nelayan di Papua Langkah Strategis Wujudkan Keadilan Pembangunan
Di Balik Amarah Massa...
Di Balik Amarah Massa Gelombang Protes Anti-Imigran Global
Koperasi dan Pemerataan
Koperasi dan Pemerataan
Riwayat Kepangkatan...
Riwayat Kepangkatan Tito Karnavian, Mantan Kapolri yang Jadi Mendagri di Era Jokowi dan Prabowo
Mekeng Ungkap Izin Tambang...
Mekeng Ungkap Izin Tambang Nikel di Raja Ampat Terbit Pada 2017
Respons Mahfud MD soal...
Respons Mahfud MD soal Isu Ijazah Palsu Jokowi, Jadi Presidennya Tetap Sah
Mengenal Konsep Pemerataan...
Mengenal Konsep 'Pemerataan' Ekonomi dalam Islam
Para Pakar Bedah Dampak...
Para Pakar Bedah Dampak Reformasi BUMN dalam RTD Nagara Institute
Ketimpangan Makin Lebar,...
Ketimpangan Makin Lebar, Cak Imin: 1% Orang Kuasai Hampir Separuh Kekayaan Nasional
Rekomendasi
Kritik Zlatan Ibrahimovic:...
Kritik Zlatan Ibrahimovic: Ego Tinggi Ronaldo Sulitkan Portugal di Piala Dunia 2026
5 Pesan Penting dari...
5 Pesan Penting dari Iran saat Pemakaman Khamenei, Balas Dendam hingga Pemerintahan yang Solid
Deretan Delegasi Asing...
Deretan Delegasi Asing yang Hadiri Pemakaman Khamenei, Salah Satunya Musuh Bebuyutan Iran
Berita Terkini
Mardiono Optimistis...
Mardiono Optimistis PPP NTB Bangkit dan Tembus Target Pemilu 2029
Hadapi Sidang Ijazah...
Hadapi Sidang Ijazah Jokowi, Dokter Tifa Galang Dana lewat Jual Buku
Tinggalkan Jabatan Kakorlantas,...
Tinggalkan Jabatan Kakorlantas, Irjen Pol Agus Suryonugroho Sampaikan Pesan Ini ke Penerusnya
TikTok PHK Massal Karyawan...
TikTok PHK Massal Karyawan Tokopedia, DPR Minta Satgas Mitigasi PHK Turun Tangan
Bukan Soal Gugatan Ditolak,...
Bukan Soal Gugatan Ditolak, Dharma Pongrekun: Perjuangan Saya Memastikan Kekuasaan Tetap Dibatasi Konstitusi
Soroti Dugaan Suap BEM...
Soroti Dugaan Suap BEM UBK, Didi Mahardhika Minta Gerakan Mahasiswa Jaga Integritas
Infografis
12 Terlapor dalam Kasus...
12 Terlapor dalam Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved