Irjen Rudy Heriyanto Dorong Golok Banten Diakui Dunia dan Mendapat Pengakuan UNESCO

Senin, 14 November 2022 - 01:00 WIB
loading...
Irjen Rudy Heriyanto...
Kapolda Banten Irjen Pol Rudy Heriyanto juga menggandeng Federasi Pencak Silat Belanda untuk menggelar seminar internasional tentang golok di Rotterdam Belanda. Foto/Istimewa
A A A
SERANG - Setelah menggelar seminar internasional tentang golok di Banten , Kapolda Banten Irjen Pol Rudy Heriyanto juga menggandeng Federasi Pencak Silat Belanda untuk menggelar seminar internasional tentang golok di Rotterdam Belanda.

Golok Banten adalah senjata tradisional Banten yang memiliki nilai-nilai budaya tinggi termasuk spirit menegakkan martabat bangsa. Guna melestarikan golok Banten dan nilai-nilai budayanya, Kapolda Banten Irjen Pol Rudy Heriyanto mendorong golok Banten dikenal dunia dan mendapat pengakuan UNESCO. Baca juga: Perkuat Persaudaraan, 1.000 Anggota TNI dan Polri Olahraga Bersama di Polda Banten

Dengan diakui dunia, pembahasan golok Banten akan berlangsung terus menerus. Harapannya golok Banten akan menempati ruang di benak masyarakat sehingga golok Banten beserta nilai-nilai budaya yang terkandungnya akan lestari.

Pada Sabtu 12 November 2022, Kapolda Banten menggelar Seminar Internasional Golok Banten di Mata Dunia dan Pameran Golok Pusaka Indonesia. Seminar berlangsung di Aula Serba Guna Polda Banten.

Irjen Pol Rudy Heriyanto memang memiliki perhatian tinggi terhadap pelestarian golok Banten. Ia menjadi Ketua Dewan Pembina Golok Banten Pusaka Indonesia. Irjen Rudy juga menjabat Ketua Dewan Pembina Federasi Internasional Golok Pusaka Indonesia.

Seminar bertaraf internasional dihadiri perwakilan dari 13 negara. Hadir secara langsung perwakilan Komunitas Pelestari Golok dari Belanda Paul van der Loo.

Perwakilan sejumlah negara juga hadir secara virtual antara lain Guillaume Laforast dari Prancis, Linda Turci dari Italia, Marvis Jesus Salgado Reyes dari Amerika Serikat, Sonia Nobre dari Brazil, H Muh Hanif dari Malaysia, Walid Abou dari UEA, Wiliam Kelevra dari Mexico dan perwakilan dari negara sahabat lainnya.

Dari Banten hadir PJ Gubernur Banten Al-Muktabar, Wakil Gubernur Banten H Andika Hazrumy, Kanrem 064/MY Kolonel Inf Tatang Subarna, Dangroup 1 Kopassus Kolonel Inf Romeo Jangga Wardhana. Komunitas pecinta golok Banten juga hadir.

Mengiringi seminar, pertunjukkan seni golok ditampilkan AKBP Dr H Agus Rasyid, Paul van der Loo, dan pesilat Banten dari kalangan dewasa hingga kalangan muda.

Peran Golok dalam Perjuangan Kemerdekaan RI
Dalam sambutannya Irjen Rudy menyatakan Banten penuh dengan sejarah perjuangan meraih kemerdekaan Negara Republik Indonesia. Para pejuang Banten ini selalu melengkapi dirinya dengan menggunakan golok di setiap arena perjuangan.

“Golok Banten punya nilai histori tinggi sejak era Kerajaan Sunda atau Padjadjaran, era Kesultanan Banten, sampai dengan era kemerdekaan hingga saat ini,” kata Rudy.

Menurut Rudy, golok Banten bukan sekadar alat perang di zaman perjuangan kemerdekaan melainkan penuh nilai-nilai seni budaya baik dari sesi bentuk, dapur, pamor dan modelnya. “Makanya golok Banten bertahan ratusan bahkan ribuan tahun. Dan kita harapkan terus lestari,” ujar Rudy.

Kapolda Banten menilai golok Banten sudah menjadi pusaka yang turun temurun dan menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Banten. Rudy mengungkapkan tingginya nilai golok Banten disebabkan dua aspek yaitu aspek isoteri dan eksoteri.

Aspek eksoteri berupa pemahaman terkait teknik pembuatan golok melalui proses penempaan, pukulan, dan lipatan dari bahan logam campuran pilihan. Terwujudlah golok dengan pamor yang indah.

“Para empu membuat golok tak hanya dari sisi fisik tetapi juga aspek spiritual dengan berpuasa dan berdoa,” terang Rudy.

Sedangkan dari aspek isoteri berupa pengalaman individual yang lebih bersifat misteri yang cukup dinikmati sendiri dan menjadi pengayaan batin. “Biasanya dapat dilihat oleh orang-orang tertentu atau mempunyai kelebihan tertentu,” jelas Rudy.

Dengan ketinggian nilai budaya golok Banten, Irjen Rudy mengharapkan generasi muda untuk menjaga dan melestarikan golok Banten. “Marilah kita sebagai anak bangsa, putra-putri ibu pertiwi wajib ikut serta menjaga dan melestarikan golok Banten agar anak cucu kita dapat mengetahui sejarah dari perjuangan para leluhur bangsa Indonesia yang kita cintai ini,” ajak Rudy.

PJ Gubernur Banten Al-Muktabar mengapresiasi langkah Kapolda Banten Irjen Rudy Heriyanto untuk melestarikan golok Banten dengan cara mengenalkan kepada dunia.

“Golok Banten adalah benda seni budaya yang penuh makna. Dengan memahami golok Banten kita otomatis memahami tata kehidupan yang baik. Ini berguna untuk membangun Banten dan Indonesia,” kata Muktabar.

Muktabar mengharapkan sampai kapanpun golok Banten akan tetap ada di Banten. Dengan demikian generasi penerus tak terputus dengan generasi pendahulu.

“Golok Banten bisa menjadi sarana penghubung generasi sekarang dan mendatang dengan generasi pendahulu,” tambah Mukbar.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Banten Kombes Shinto Silitonga menyatakan Kapolda Banten akan terus menjalin kerja sama dengan instansi lain untuk mengangkat golok Banten sebagai warisan dunia asal Banten. Baca juga: Polri Jamin Keamanan dan Kenyamanan para Delegasi di KTT G20

Salah satunya dengan seminar pada 16-17 Desember 2022 di Belanda dengan manggandeng Federasi Pencak Silat Belanda. “Semoga golok Banten segera diakui UNESCO sebagai pusaka dari Indonesia,” jelas Shinto.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rudal QW-3, Alutsista...
Rudal QW-3, Alutsista Canggih Andalan Batalyon Arhanud 21 Pasgat
Gelar Anugerah Kebudayaan...
Gelar Anugerah Kebudayaan Indonesia 2025, Fadli Zon: Pengakuan Negara Atas Kerja Budaya
Kementerian Kebudayaan...
Kementerian Kebudayaan Tetapkan 514 Warisan Budaya Takbenda Indonesia
Gulai Tunjang Menyambut...
Gulai Tunjang Menyambut Musim Gugur di Heidiland
Membanggakan, Warisan...
Membanggakan, Warisan Budaya dan Industri Kreatif Indonesia Tampil di Arizona IndoFest 2025
Jelang Perhelatan CHANDI...
Jelang Perhelatan CHANDI 2025, Kementerian Kebudayaan Gelar Pesta Rakyat
Mengapa Proyek Tank...
Mengapa Proyek Tank MGCS Eropa Berisiko Gagal?
Kreasa Fest 2026 Jadi...
Kreasa Fest 2026 Jadi Ajang Mahasiswa Untar Perkenalkan Budaya Indonesia di Era Digital
Senapan Pasukan Khusus...
Senapan Pasukan Khusus AS Bukan Hanya Sekadar Senjata, Ini 3 Keunggulannya
Rekomendasi
Rekam Jejak Taufik Hidayat,...
Rekam Jejak Taufik Hidayat, Pernah Lakukan Penganiayaan dan Kasus Penggelapan Motor
IHSG Hari Ini Ditutup...
IHSG Hari Ini Ditutup Anjlok 1,72%, Terperosok ke Bawah 6.000
Tingkatkan Kualitas...
Tingkatkan Kualitas Layanan, ShopeeFood Fokus Dorong Pengembangan Kompetensi Mitra Pengemudi
Berita Terkini
Polri Tangkap Buronan...
Polri Tangkap Buronan Kasus Online Scam Paling Dicari Asal China
Sjafrie-AHY Sinkronkan...
Sjafrie-AHY Sinkronkan Pengamanan Ruang Udara hingga Pengembangan Rute Penerbangan
Jokowi Mulai Safari...
Jokowi Mulai Safari Politik, Golkar Tak Takut Pemilih Pindah ke PSI
DPR Upayakan Formula...
DPR Upayakan Formula TKD Tetap Adil, Rasional, dan Berpihak ke Daerah
Mensesneg Sebut Prabowo...
Mensesneg Sebut Prabowo Monitor Kasus 3 Calon Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Meninggal
Penyidik KPK Limpahkan...
Penyidik KPK Limpahkan Berkas Perkara Budiman Bayu Prasojo Tersangka Bea Cukai ke JPU
Infografis
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved