Cegah Insiden, Kemenparekraf Evaluasi Mekanisme Perizinan Penyelenggaraan Kegiatan
Minggu, 13 November 2022 - 16:17 WIB
loading...
Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan Kemenparekraf Rizki Handayani Mustafa menggelar rapat evaluasi mekanisme perizinan penyelenggaraan kegiatan. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ( Kemenparekraf ) menggelar rapat evaluasi mekanisme perizinan penyelenggaraan kegiatan. Rapat tersebut merumuskan standardisasi event berkualitas guna mencegah terjadinya insiden saat penyelenggaraan event.
Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan Kemenparekraf Rizki Handayani Mustafa mengatakan, rapat yang digelar di Hotel Four Seasons Hotel, Jalan Gatot Subroto, Kuningan Barat, Jakarta Selatan pada Rabu, 9 November 2022 ini merupakan gerak cepat dalam menjalankan instruksi Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno, ”Rapat tersebut mengundang seluruh stakeholders guna mengevaluasi sejumlah peristiwa yang terjadi di industri event,” ujarnya, Minggu (13/11/2022).
Hadir dalam rapat tersebut, Staf Ahli Menteri Bidang Inovasi dan Kreativitas Kemenparekraf Joshua Simanjuntak; Staf Ahli Bidang Manajemen Krisis Kemenparekraf Fadjar Hutomo; dan Kepala unit kebijakan strategis Tim Pakar Satgas Covid-19, Nyoman. Perwakilan Direktur Kesehatan Usia Produktif dan Lansia Kemenkes Harry Papilaya; Kadisparekraf DKI Jakarta Andhika Permata; pihak Kepolisian serta sejumlah asosiasi event seluruh Indonesia.
Baca juga: Konser Berdendang Bergoyang Diberhentikan karena Penonton Membludak, Promotor: Kami Sudah Ikuti Prosedur
Di antaranya Asosiasi Promotor Indonesia (APMI), Indonesia Event Industry Council (Ivendo), Forum Backstagers Indonesia dan Asosiasi Perusahaan Pameran Indonesia (Asperapi). "Akhir-akhir ini kita dihadapkan dengan kabar tak sedap dengan adanya beberapa event seperti Berdendang Bergoyang, Konser Musik Jatim Fair, Kickfest 2022, Konser NCT yang berbuntut kericuhan, bahkan menyebabkan puluhan orang pingsan saat event berlangsung," ungkap Rizki Handayani.
Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan Kemenparekraf Rizki Handayani Mustafa mengatakan, rapat yang digelar di Hotel Four Seasons Hotel, Jalan Gatot Subroto, Kuningan Barat, Jakarta Selatan pada Rabu, 9 November 2022 ini merupakan gerak cepat dalam menjalankan instruksi Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno, ”Rapat tersebut mengundang seluruh stakeholders guna mengevaluasi sejumlah peristiwa yang terjadi di industri event,” ujarnya, Minggu (13/11/2022).
Hadir dalam rapat tersebut, Staf Ahli Menteri Bidang Inovasi dan Kreativitas Kemenparekraf Joshua Simanjuntak; Staf Ahli Bidang Manajemen Krisis Kemenparekraf Fadjar Hutomo; dan Kepala unit kebijakan strategis Tim Pakar Satgas Covid-19, Nyoman. Perwakilan Direktur Kesehatan Usia Produktif dan Lansia Kemenkes Harry Papilaya; Kadisparekraf DKI Jakarta Andhika Permata; pihak Kepolisian serta sejumlah asosiasi event seluruh Indonesia.
Baca juga: Konser Berdendang Bergoyang Diberhentikan karena Penonton Membludak, Promotor: Kami Sudah Ikuti Prosedur
Di antaranya Asosiasi Promotor Indonesia (APMI), Indonesia Event Industry Council (Ivendo), Forum Backstagers Indonesia dan Asosiasi Perusahaan Pameran Indonesia (Asperapi). "Akhir-akhir ini kita dihadapkan dengan kabar tak sedap dengan adanya beberapa event seperti Berdendang Bergoyang, Konser Musik Jatim Fair, Kickfest 2022, Konser NCT yang berbuntut kericuhan, bahkan menyebabkan puluhan orang pingsan saat event berlangsung," ungkap Rizki Handayani.
Lihat Juga :