DPR Ikut Salurkan CSR BUMN, Uchok CBA: Rakyat Kehilangan Pengawas
Rabu, 08 Juli 2020 - 07:30 WIB
loading...
Gedung DPR-MPR. Foto: SINDOnews/Isra Triansyah
A
A
A
JAKARTA - Aksi anggota Komisi VII DPR yang terang-terangan meminta dilibatkan dalam penyaluran dana Coorporate Social Responsibility ( CSR ) saat rapat gelar pendapat dengan holding tambang BUMN di DPR beberapa waktu lalu terus menuai kecaman.
Direktur Eksekutif Center for Budjet Analysis (CBA), Uchok Sky Khadafi meminta pemerintah dalam hal ini BUMN menolak keinginan anggota DPR tersebut. Meskipun dengan dalih untuk daerah pemilihan anggota DPR bersangkutan, tak sepantasnya wakil rakyat meminta menyalurkan CSR .
"Anggota DPR itu wakil rakyat, bukan penyalur BUMN," tegasnya saat dihubungi SINDOnews, Rabu (8/7/2020).
(Baca: Cecarannya Soal Utang Dipotong, Anggota Komisi VII Usir Bos MIND ID)
Uchok menganggap, jika DPR menjadi penyalur CSR BUMN berarti rakyat akan kehilangan wakil mereka di parlemen. Dengan kata lain, Uchok menyebut, publik kehilangan fungsi pengawasan di Republik ini karena wakil mereka telah berubah fungsi.
Direktur Eksekutif Center for Budjet Analysis (CBA), Uchok Sky Khadafi meminta pemerintah dalam hal ini BUMN menolak keinginan anggota DPR tersebut. Meskipun dengan dalih untuk daerah pemilihan anggota DPR bersangkutan, tak sepantasnya wakil rakyat meminta menyalurkan CSR .
"Anggota DPR itu wakil rakyat, bukan penyalur BUMN," tegasnya saat dihubungi SINDOnews, Rabu (8/7/2020).
(Baca: Cecarannya Soal Utang Dipotong, Anggota Komisi VII Usir Bos MIND ID)
Uchok menganggap, jika DPR menjadi penyalur CSR BUMN berarti rakyat akan kehilangan wakil mereka di parlemen. Dengan kata lain, Uchok menyebut, publik kehilangan fungsi pengawasan di Republik ini karena wakil mereka telah berubah fungsi.
Lihat Juga :