Sidang Kasus Pembunuhan Brigadir J, Adzan Romer Ungkap tentang Handy Talky

Rabu, 09 November 2022 - 15:03 WIB
loading...
Sidang Kasus Pembunuhan...
Bekas ajudan Ferdy Sambo, Adzan Romer mengaku, percakapan perencanaan pembunuhan Brigadir J oleh Ferdy Sambo di rumah Saguling itu tidak terpantau oleh HT. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Bekas ajudan Ferdy Sambo, Adzan Romer mengaku, percakapan perencanaan pembunuhan Brigadir J oleh Ferdy Sambo di rumah Saguling itu tidak terpantau oleh Handy Talky (HT). Hal itu disampaikan Romer pada persidangan dugaan kasus pembunuhan Brigadir J dengan terdakwa Kuat Ma'ruf dan Ricky Rizal Wibowo.

Awalnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menanyai Romer tentang sarana komunikasi apa yang dipakainya sebagai seorang ajudan, khususnya ajudan Ferdy Sambo. Romer mengaku komunikasi itu kerap dilakukan baik melalui handphone maupun HT.

"HT itu frekuensinya berbeda atau frekuensinya saling terkoneksi antara satu ajudan dengan yang lain?," tanya Jaksa di persidangan, Rabu (9/11/2022).

"Sama Pak, satu frekuensi," jawab Romer.

Baca juga: Eksepsi Putri Candrawathi Ditolak, Sidang Pembunuhan Brigadir J Dilanjutkan

Jaksa lantas mencontohkan, saat ajudan Prayogi berkomunikasi melalui HT, apakah komunikasinya itu bisa didengarkan oleh orang lainnya. Romer lantas menjawab, komunikasi tersebut pasti bakal bisa didengar orang lainnya.

Apalagi kata Romer, selain satu frekuensi, HT yang digunakan para ajudan itu hampir semuanya sama, termasuk dengan yang dipakai Ricky Rizal. Disamping itu, satu HT ajudan terkoneksi dengan HT ajudan Ferdy Sambo lainnya.

Jaksa lantas menginggung soal kegiatan 'kumpul-kumpul' yang terjadi di rumah Saguling, sebelum Brigadir J tewas ditembak. Namun, Romer mengaku tak mendengar suara percakapan atau bunyi apapun dari HT tersebut, terlebih dia kala itu tidak sedang menggunakan headset.

"Pada saat itu, di hari itu, apakah ada percakapan atau bunyi di HT saudara?," tanya Jaksa.

"Di mana ini Pak?," tutur Romer.

"Di HT nya?," tanya Jaksa.

"Maksudnya lokasinya di mana, Pak," tanya Romer.

"Kalau pada saat kumpul-kumpul di Saguling?," tanya Jaksa lagi.

"Tidak mendengar apa-apa, Pak," jawab Romer.

"Mengapa saat itu tidak terdengar?," tanya Jaksa.

"Kami tidak tahu, Pak. Mungkin kalau ada komunikasi yang sedang dilakukan, headset yang ditelinga saya pasang," papar Romer.

"Berarti kalau headset tidak terpasang tidak terdengar?," tanya Jaksa lagi.

"Tidak terdengar, Pak," tegas Romer.

Sebagaimana diketahui, Ferdy Sambo merancang pembunuhan Brigadir J di lantai tiga rumah pribadinya, Jalan Saguling, Duren Tiga, Jakarta Selatan pada 8 Juli 2022 sore sebagaimana dalam dakwaan Jaksa.

Ferdy Sambo sebelumnya sempat meminta Ricky untuk menembak Brigadir J, hanya saja Ricky tak bersedia karena tak kuat mentalnya meski akhirnya Ricky tetap diminta mem-backupnya manakala Brigadir J melawan. Sambo lantas meminta Bharada E menembak Brigadir J hingga akhirnya Bharada E menyanggupi permintaan tersebut.

Singkat cerita, di hari yang sama pascaperencanaan itu dilakukan, Brigadir J akhirnya tewas ditembak oleh Bharada E dan Ferdy Sambo di rumah dinas Ferdy Sambo, Kompleks Polri Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Anak Ferdy Sambo Ikut...
Anak Ferdy Sambo Ikut Dilantik Presiden Prabowo Jadi Perwira Polri di Istana
3 Polisi Gugur di Tangan...
3 Polisi Gugur di Tangan Sindikat Narkoba, Pakar Desak Polisi Tindak Tegas Pelaku
Ferdy Sambo Kuliah S2...
Ferdy Sambo Kuliah S2 di Lapas Cibinong, Ini Penjelasan Ditjen Pemasyarakatan
Ferdy Sambo Kuliah S2...
Ferdy Sambo Kuliah S2 di Lapas Cibinong, Ambil Magister Teologi
Putri Candrawathi Istri...
Putri Candrawathi Istri Ferdy Sambo Terima Remisi Khusus Natal 1 Bulan
Putri Candrawathi Istri...
Putri Candrawathi Istri Ferdy Sambo di Kasus Brigadir J Dapat Remisi 9 Bulan
Kapolri Naikkan Pangkat...
Kapolri Naikkan Pangkat Brigadir Arya Supena yang Gugur Ditembak Maling di Lampung
Polisi di Lampung Gugur...
Polisi di Lampung Gugur Ditembak Pelaku Curanmor, Sahroni: Penghinaan Atas Institusi Negara, Wajib Hukum Maksimal!
Detik-detik Kopda Basar...
Detik-detik Kopda Basar Tembak 3 Polisi yang Gerebek Sabung Ayam, Umbar 8 Kali Tembakan
Rekomendasi
Biznet Gio dan IMV Hadirkan...
Biznet Gio dan IMV Hadirkan Solusi Hybrid Cloud, Dukung Transformasi Smart Manufacturing
Perluas Akses Asuransi,...
Perluas Akses Asuransi, IFG Life Gandeng Bank Papua Lindungi Debitur KPR
Jonatan Christie Tersingkir...
Jonatan Christie Tersingkir di Perempat Final China Open 2026
Berita Terkini
Sangkal Ada Tren Kenaikan...
Sangkal Ada Tren Kenaikan Lepas Kewarganegaraan, Menkum: Yang Ingin Jadi Warga Negara Lebih Banyak
Mendagri Tito Tegaskan...
Mendagri Tito Tegaskan Kualitas Pelayanan Publik Merupakan Kunci Negara Bisa Bertahan
Bila Mangkir Pemeriksaan,...
Bila Mangkir Pemeriksaan, Febrie Adriansyah Bisa Dijemput Paksa
Tegaskan Pelimpahan...
Tegaskan Pelimpahan Kasus Febrie Adriansyah dari Polri Sah, Jamwas Kejagung: Pernah Dilakukan di Perkara Asabri
Dilantik Jadi Jampidsus,...
Dilantik Jadi Jampidsus, Kuntadi Janji Tuntaskan Kasus Besar hingga Evaluasi Perkara
Harga Pangan Naik saat...
Harga Pangan Naik saat Sekolah Dimulai dan MBG Bergulir Lagi, Ekonom: Sinyal Positif bagi Ekonomi Rakyat
Infografis
Hendra Kurniawan Divonis...
Hendra Kurniawan Divonis 3 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Brigadir J
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved