Deretan Pahlawan Nasional yang Juga Seorang Seniman

Selasa, 08 November 2022 - 22:00 WIB
loading...
A A A
Usmar Ismail lahir di Bukittinggi, Sumatera Barat pada 20 Maret 1921. Ia dikenal sebagai pelopor drama modern dan bapak film Indonesia. Usmar memulai pendidikan sekolah dasarnya di Batusangkar. Kemudian ia melanjutkan pendidikan SMP di Simpang Haru, Padang. Baca juga: Deretan Jurnalis Bergelar Pahlawan Nasional, Nomor 3 Kakek Anies Baswedan

Sementara, pendidikan SMA diselesaikannya di Yogyakarta. Ia pun melajutkan pendidikan tinggi ke University of California, Los Angeles, Amerika Serikat. Bakatnya sebagai seniman sudah terlihat ketika ia berada di bangku SMP. Ketika itu, ia dan teman-temannya tampil dalam acara perayaan hari ulang tahun Putri Mahkota, Ratu Wilhelmina di Padang.

Kemudian, ia dan teman-temannya hadir dengan menyewa perahu serta pakaian bajak laut. Namun acara tersebut gagal karena mereka hampir pingsan lantaran kelelahan mengayuh perahu. Akan tetapi, hal tersebut menandakan Usmar Ismail berbakat menjadi seorang sutradara. Ia mempunyai imajinasi untuk menyajikan tontonan yang mengesankan.

Saat di bangku SMA, ia terlibat di dunia sastra. Usmar Ismail mulai mengirimkan karya-karya ke berbagai majalah. Bakat yang dimiliki semakin berkembang ketika bekerja di Kantor Besar Pusat Kebudayaan Jepang. Di tempat tersebut, ia bersama Armijn Pane serta budayawan lainnya mementaskan drama.

Pada 1943, ia bersama kakaknya, El Hakim, Rosihan Anwar, Cornel Simanjuntak, dan HB Jassin mendirikan kelompok sandiwara Maya. Pada perkembangannya, Usmar mulai menaruh minatnya pada perfilman.

Film-film yang pernah disutradarai oleh Usmar Ismail antara lain, Darah dan Doa, Enam Jam di Yogya, Dosa Tak Berampun, Krisis, Kafedo, Lewat Jam Malam, Tiga Dara dan Pejuang. Pada 2 Januari 1971, Usmar Ismail meninggal dunia karena sakit stroke. Ia diberi gelar pahlawan nasional oleh pemerintah pada 2021.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Maarif Institute Ajak...
Maarif Institute Ajak Publik Meneladani Buya Syafii melalui Pentas Budaya
Besok, Prabowo Resmikan...
Besok, Prabowo Resmikan Museum Marsinah di Nganjuk
GMNI Desak Pemerintah...
GMNI Desak Pemerintah Tetapkan Inggit Garnasih sebagai Pahlawan Nasional
Megawati Anggap Prabowo...
Megawati Anggap Prabowo Teman Lama, Bertemu Bahas Masalah Bangsa
Peringati 80 Tahun Peristiwa...
Peringati 80 Tahun Peristiwa Merah Putih, GPPMP Kenang Perjuangan Pahlawan
Kapolri Ziarah ke Makam...
Kapolri Ziarah ke Makam Marsinah: Mengenang Pahlawan Nasional Buruh!
Jadi Ruang Kolaborasi...
Jadi Ruang Kolaborasi Seniman, Menekraf Apresiasi ArtMoments Jakarta 2026
ART with HEART 2026...
ART with HEART 2026 Perluas Akses Seniman Difabel ke Dunia Seni dan Pasar Kreatif
7 Seniman Indonesia...
7 Seniman Indonesia Ramaikan Venice Biennale 2026 lewat Pameran Printing the Unprinted
Rekomendasi
Doa Memasuki Tahun Baru...
Doa Memasuki Tahun Baru Islam, Jangan Lupa Diamalkan!
Pembuktian Irish Bella...
Pembuktian Irish Bella jadi Produser di Film Horor Dosa, Tayang 11 Juni
Dari Iran ke Indonesia,...
Dari Iran ke Indonesia, Pesepeda Arezoo Tampil Memukau Lewat Sentuhan Ade Fitri Kirana
Berita Terkini
Jadi Penasihat Presiden,...
Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Siap Perjuangkan Kepastian Kerja dan Upah Layak
Eks Ketua Ombudsman...
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang
Usia Pensiun Personel...
Usia Pensiun Personel Polri Tidak Sama, Ini Penjelasan Pemerintah
Perjuangkan Nasib Dokter...
Perjuangkan Nasib Dokter Muda, PDMI Minta Pemerintah Buka Kembali Akses Ujian Kompetensi
OTT di Muara Enim dan...
OTT di Muara Enim dan Jakarta, KPK Sita Uang Ratusan Juta
Buku Laku Spiritual...
Buku Laku Spiritual Pak Harto, Indonesia, dan Kejawen Diluncurkan, Kupas Cara Soeharto Tunjuk Pembantunya
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved