Indonesia Terima 246 Vial Fomepizole, 87% Donasi Jepang dan Australia
Sabtu, 05 November 2022 - 14:54 WIB
loading...
Indonesia menerima 246 vial Fomepizole untuk menurunkan angka kesakitan dan kematian anak akibat gangguan ginjal akut. Foto/Kementerian Kesehatan
A
A
A
JAKARTA - Indonesia menerima 246 vial fomepizole untuk menurunkan angka kesakitan dan kematian anak akibat gangguan ginjal akut . Sebagian besar vial fomepizole yang didatangkan pemerintah melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) itu merupakan donasi dari Jepang dan Australia.
Sebanyak 146 vial fomepizole sudah didistribusikan kepada 17 rumah sakit di 11 provinsi Indonesia. Sedangkan 100 vial menjadi buffer stok pusat.
“Kita cukup beruntung saat ini ada 246 vial fomepizole yang sudah ada di Indonesia dimana sebagian besar atau 87 persennya adalah donasi gratis dari negara lain (Australia dan Jepang),” ujar Juru Bicara Kementerian Kesehatan Muhammad Syahril dalam keterangannya, Sabtu (5/11/2022).
Baca juga: Kemenkes Pastikan Keluarga Pasien Meninggal Gangguan Ginjal Akut Dapat Santunan
Diketahui, pemberian terapi obat fomepizole injeksi ini sebagai antidot (penawar) intoksikasi EG/DEG dalam darah. Terapi pengobatan ini diberikan secara gratis kepada pasien.
“Fomepizole menjadi bagian dari terapi pengobatan, dan diberikan secara gratis kepada pasien. Kami tidak lakukan komersialisasi obat,” kata Syahril.
Sebanyak 146 vial fomepizole sudah didistribusikan kepada 17 rumah sakit di 11 provinsi Indonesia. Sedangkan 100 vial menjadi buffer stok pusat.
“Kita cukup beruntung saat ini ada 246 vial fomepizole yang sudah ada di Indonesia dimana sebagian besar atau 87 persennya adalah donasi gratis dari negara lain (Australia dan Jepang),” ujar Juru Bicara Kementerian Kesehatan Muhammad Syahril dalam keterangannya, Sabtu (5/11/2022).
Baca juga: Kemenkes Pastikan Keluarga Pasien Meninggal Gangguan Ginjal Akut Dapat Santunan
Diketahui, pemberian terapi obat fomepizole injeksi ini sebagai antidot (penawar) intoksikasi EG/DEG dalam darah. Terapi pengobatan ini diberikan secara gratis kepada pasien.
“Fomepizole menjadi bagian dari terapi pengobatan, dan diberikan secara gratis kepada pasien. Kami tidak lakukan komersialisasi obat,” kata Syahril.
Lihat Juga :