Intervensi Remaja Menuju 'Zero New Stunting'

Jum'at, 04 November 2022 - 10:15 WIB
loading...
A A A
Periode balita yang sering disebut golden age menjadi titik rawan bagi seorang anak untuk mengalami gangguan gizi. Problem kemiskinan yang mendera 27 juta penduduk Indonesia akan menekan akses pangan keluarga. Anak balita termasuk kelompok rawan (vulnerable group) yang tumbuh kembangnya sangat dipengaruhi lingkungan sekitar, terutama ketersediaan pangan di tingkat keluarga. Kemiskinan, buruknya sanitasi lingkungan, dan pola asuh yang tidak optimal akan melahirkan generasi stunting.

Dengan pendekatan food-based approach Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) telah mengembangkan wadah Dashat (Dapur Sehat Atasi Stunting) berupa pemberdayaan masyarakat untuk bergotong-royong membantu anak-anak stunting atau berisiko stunting untuk mendapatkan makanan sesuai anjuran gizi.

Untuk mengisi Dashat, PT Nestle Indonesia dan LSM SPEAK (Strategi Pengkajian Edukasi Aletrantif Komunikasi) saat ini sedang melaksanakan program pemberian makanan pada balita stunting di Kabupaten Karawang. Dengan suplementasi makanan 3 kali/minggu selama 3 bulan diharapkan perbaikan gizi anak stunting dapat terwujud.

Generasi stunting akan mengalami keterbatasan wawasan karena secara intelektual mereka akan kalah dibandingkan anak-anak yang pertumbuhannya normal. Dengan kemampuan kognitif yang rendah, ini akan mengancam daya saing generasi yang akan datang.

Istilah hidden hunger atau kelaparan tersembunyi dipakai untuk menggambarkan problem kekurangan gizi, terutama gizi mikro (termasuk defisiensi zat besi), yang memunculkan bahaya stunting. IQ lost yang terjadi akibat defisiensi (kekurangan) gizi mikro sungguh tak terbayangkan. Penyakit anemia akibat kurang gizi mikro zat besi menyebabkan penduduk Indonesia kehilangan 40-80 juta IQ poin. Anemia diderita oleh 613 juta orang di seluruh dunia.

Anemia adalah problem gizi yang belum tuntas sejak berpuluh tahun lalu. Di negara-negara maju yang masyarakatnya cukup mengonsumsi pangan hewani diketahui problem anemia jarang muncul. Karena itu, perbaikan gizi membutuhkan prasyarat penting, yakni perbaikan kesejahteraan masyarakat. Membuka lapangan kerja dan pengurangan pengangguran serta pemberian upah yang layak sangatlah penting sebagai faktor pendukung utama eliminasi problem gizi mikro dan stunting.
(bmm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Program MBG Bisa Ciptakan...
Program MBG Bisa Ciptakan Pelaku UMKM Baru dan Cegah Urbanisasi
Ketum Formas: Program...
Ketum Formas: Program MBG Cita-cita Prabowo Agar Indonesia Tidak Ada Stunting
Menurunkan Prevalensi...
Menurunkan Prevalensi Stunting
Hari Ibu 2024, Momentum...
Hari Ibu 2024, Momentum Wujudkan Perlindungan bagi Ibu Hamil dan Anak
Atasi Gizi Buruk, FOI...
Atasi Gizi Buruk, FOI Target Dirikan 1.000 Lumbung Pangan
5,8 Juta Balita Alami...
5,8 Juta Balita Alami Masalah Gizi, Perindo: Memprihatinkan, Kemiskinan Jadi Penyebabnya
1 dari 5 Anak Indonesia...
1 dari 5 Anak Indonesia Stunting, Dampaknya Bisa Ganggu Kecerdasan dan Prestasi
Edukasi Kesehatan Baduta,...
Edukasi Kesehatan Baduta, FK Unair Dukung Surabaya Zero Stunting
Edukasi 1.000 Hari Pertama...
Edukasi 1.000 Hari Pertama Kehidupan Jadi Kunci Cegah Stunting
Rekomendasi
IHSG Berakhir Longsor...
IHSG Berakhir Longsor 1,70% ke Posisi 5.839, Ada 651 Saham Berjatuhan
Ion Water Gandeng Hyrox...
Ion Water Gandeng Hyrox Jakarta, Buka Jalan Atlet Fitness Indonesia ke Panggung Global
President University...
President University Buka Kelas Khusus Taylor Swift, Ini yang Dipelajari Mahasiswa
Berita Terkini
Mensesneg Beri Sinyal...
Mensesneg Beri Sinyal Said Iqbal Masuk Kabinet Merah Putih, Jabat Apa?
AMI: Kebudayaan sebagai...
AMI: Kebudayaan sebagai Solusi Krisis Kepribadian Bangsa
Relawan Tim 8 Prabowo-Gibran:...
Relawan Tim 8 Prabowo-Gibran: Program Perhutanan Sosial Jangkau 2 Juta Keluarga Petani
Prabowo Lantik Kepala...
Prabowo Lantik Kepala dan Wakil BGN Baru pada Senin 8 Juni 2026
KPK Ungkap Silmy Karim...
KPK Ungkap Silmy Karim Masih Terima Aliran Uang Hasil Pemerasan saat Jabat Wamen Imipas
KPK Ungkap Anak Buah...
KPK Ungkap Anak Buah Silmy Karim Diduga Beli Rumah Pakai Emas
Infografis
26 Miliarder Gagal Cegah...
26 Miliarder Gagal Cegah Zohran Mamdani Jadi Wali Kota Muslim New York
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved