Cecar ART Ferdy Sambo, JPU: Siapa yang Mengajari Saudara Berbohong hingga Menangis?

Senin, 31 Oktober 2022 - 14:56 WIB
loading...
Cecar ART Ferdy Sambo,...
Susi Asisten Rumah Tangga (ART) Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi bersaksi di PN Jaksel. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Jaksa Penuntut Umum (JPU) mencecar saksi Asisten Rumah Tangga (ART) Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi, Susi sejumlah pertanyaan. Di antaranya, siapa yang mengajarinya berbohong dalam memberikan keterangannya di BAP dugaan kasus pembunuhan Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat.

Saat dicecar JPU, Susi sampai menangis apalagi dia juga terancam bisa jadi tersangka bila sampai terbukti berbohong. JPU awalnya mencecar Susi tentang dari mana dia bisa tahu Kuat Ma'ruf menyuruhnya untuk melihat Putri Candrawathi yang tergeletak di kamar mandi. Pasalnya, dalam BAP cekcok antara Kuat Ma'ruf dan Brigadir J bermula saat Kuat Ma'ruf melihat dari jendela kaca teras depan rumah, Brigadir J mengendap-endap menuruni tangga seolah mencari apakah ada orang di lantai bawah.

"Kemudian saat itu karena muka Nofriansyah saya lihat merah seperti orang ketakutan selanjutnya saya gedor kaca jendela sambil saya teriak ke Nofriasyah, Woeyy. Namun, ternyata atas teriakan tersebut Nofriansyah malah lari ke arah dapur, kemudian saya susul ke dapur," kata JPU di persidangan, Senin (31/10/2022).

Baca juga: Jawaban Tak Konsisten, Majelis Hakim Perintahkan JPU Pidana ART Ferdy Sambo

Namun, kata JPU, Susi dalam keterangannya berbeda dengan keterangan Kuat, yang mana Susi mengaku dia saat itu tengah bersama Kuat di garasi dan tak melihat tangga sehingga JPU mempertanyakan pada Susi, kapan Kuat berteriak menyuruhnya untuk melihat Putri. Susi mengaku dia tak mendengar Kuat berteriak padanya untuk melihat Putri.

"Kapan saudara Kuat menyuruh saudara untuk melihat Bu Putri kalau Kuat posisinya di teras? Saudara jujur saja, ini benar enggak keterangan ini, ini mana yang benar ini, Kuat atau saudara ini? Nanti kami panggil Kuat juga ke sini sebagai saksi dan akan kemungkinan kami konfrontir dengan saudara?," tegas JPU.

Baca juga: ART Susi Mengaku Tidak Ada Pertengkaran Ferdy Sambo dan Putri saat di Magelang

Susi mengaku, Kuat masuk ke dalam rumah depan TV dan menyuruhnya melihat Putri. JPU pun menanyakan di teras itu ada tidaknya jendela kaca, yang dijawab Susi ada, hanya saja saat ditanyakan apakah jendela itu tampak dengan anak tangga, Susi mengaku tidak tahu.

Jaksa pun heran dengan jawaban Susi lantaran Susi sudah lama berada di rumah tersebut, tapi tidak tahu hal tersebut. Hakim lantas turut menyamapaikan pada JPU, pada persidangan berikutnya Susi bakal dikonfrontasi dengan Kuat Ma'ruf dan saat keterangan berubah, Susi diancam bakal dihadikan tersangka pula.

"Di dalam BAP poin 18 halaman 4-5 dengan poin 32 halaman 8 saudara tidak ada menerangkan dan mengatakan tidak ada pelecehan di sini, tidak menerangkan ada keributan, kemudian di keterangan selanjutnya saudara baru bercerita di tanggal 9 Agustus ada keributan antara Kuat, ada peristiwa yang saudara masuk ke ruangan Bu PC, kenapa terjadi perubahan itu, ada yang mengajari saudara? " tanya JPU melanjutkan.

"Tidak ada," jawab Susi.

"Kenapa terjadi perubahan kalau tidak ada?" tanya JPU lagi.

"Saya tidak tahu," jawab Susi.

"Loh kok saudara tidak tahu, saudara memberikan keterangan ini, bahkan di keterangan yang lain juga dalam situasi di saat itu baik-baik saja. Ini keterangan Ricky Rizal baik-baik saja itu, ada ini saya catat, Kuat Ma'ruf juga seperti itu bahkan dia makan bersama Yosua saat Ricky datang, ini kejadiannya ini," jelas JPU.

Keterangan tersebut, tambah JPU, sinkron dengan keterangan Susi sebelumnya hingga akhirnya pada BAP tanggal 3 Agustus, Susi mendadak menyebutkan ada keributan antara Brigadir J dengan Bharada E. Alhasil, JPU menanyakan siapa yang mengajarinya mengubah keterangan tersebut hingga menjadi kebohongan.

"Ada yang mengajari saudara? Saudara jangan mempermainkan kebenaran, ini ada korban di sini, ada orang tua korban yah, semua masyarakat menanti ini, ceritakan yang sesungguhnya," kata JPU.

Dalam persidangan, Susi pun menangis saat dicecar oleh JPU dan tampak menundukan kepalanya saja. Sebelumnya, JPU juga sempat mempertanyakan apakah dia memakai hands free atau tidak lantaran keterangannya tidak konsisten selama bersaksi di persidangan.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ditahan KPK, Asrul Azis...
Ditahan KPK, Asrul Azis Tersangka Baru Kasus Kuota Haji Ajukan Praperadilan ke PN Jaksel
TAUD Ajukan Penghentian...
TAUD Ajukan Penghentian Sidang Kasus Andrie Yunus ke Pengadilan Militer Jakarta
Ditetapkan Tersangka...
Ditetapkan Tersangka oleh KPK, Bupati Cilacap Syamsul Ajukan Praperadilan
Roy Suryo Bandingkan...
Roy Suryo Bandingkan Lamanya Penanganan Kasus Ijazah Jokowi dengan Jessica dan Ferdy Sambo
TAUD: Putusan Praperadilan...
TAUD: Putusan Praperadilan Hakim PN Jaksel Berikan Angin Segar Bagi Andrie Yunus
Ini Pertimbangan Hakim...
Ini Pertimbangan Hakim Putuskan Polda Metro Lanjutkan Penyidikan Kasus Andrie Yunus
Jelang Eksekusi Hotel...
Jelang Eksekusi Hotel Sultan, Spanduk Penolakan hingga Kawat Berduri Terpasang di Sekitar Lokasi
Polda Metro Jaya Sampaikan...
Polda Metro Jaya Sampaikan Jawaban Gugatan Praperadilan Andrie Yunus
TAUD Minta Hakim PN...
TAUD Minta Hakim PN Jaksel Nyatakan Pelimpahan Kasus Andrie Yunus ke POM TNI Tidak Sah
Rekomendasi
Gelar Unjuk Rasa di...
Gelar Unjuk Rasa di Monas, Ini Pernyataan Sikap BEM Persatuan Indonesia
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
Berita Terkini
PPM sebagai Solusi Ketahanan...
PPM sebagai Solusi Ketahanan Nasional di Bawah Naungan Bacadnas
Di Hadapan Pimpinan...
Di Hadapan Pimpinan DPR, Mahasiswa Minta Pemerintah Tak Mainkan Isu Perut Rakyat
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat Inap Atas Rekomendasi Dokter
UU Polri Baru Akomodasi...
UU Polri Baru Akomodasi Penyetaraan Hak dan Humanis Tangani Unjuk Rasa
Di Hadapan Mahasiswa,...
Di Hadapan Mahasiswa, Dasco Telepon Nanik dan Bahlil
Asosiasi Dosen Ilmu...
Asosiasi Dosen Ilmu Hukum dan Kriminologi Indonesia: Jokowi Apresiasi UU Polri Baru
Infografis
Profil Letjen TNI (Purn)...
Profil Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso yang Dikait-kaitkan dengan Tiyo UGM
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved