Doa Bersama, Ribuan Santri dan Kiai Doakan Ganjar Jadi Pemimpin Bangsa
Sabtu, 29 Oktober 2022 - 03:46 WIB
loading...
A
A
A
"Ini kegiatan doa bersama, mendoakan Pak Ganjar. Karena Pak Ganjar itu orang baik. Harapannya, nanti Pak Ganjar jadi presiden dan diberi kekuatan memimpin bangsa ini," katanya.
Dia berbagi pengalaman bertemu Ganjar saat berkunjung di Ponpes Al Aziziyyah, beberapa waktu lalu.
"Saya orang Jawa Timur tapi tahu Pak Ganjar waktu kunjungan di pesantren ini. Terkenalnya rambut putih, orangnya tinggi, tidak sombong. Saya bisa berfoto bareng," lanjutnya.
Muhamad Bashori, warga lain menambahkan bahwa Ganjar merupakan sosok yang dekat dengan kalangan pesantren. Selain itu, dikenal sebagai pemimpin yang komitmen memberantas korupsi.
"Jawa Tengah banyak mendapat anugerah anti korupsi. Kami mendoakan Pak Ganjar bisa menjadi pemimpin bangsa ini. Dan, nantinya bisa memberikan perhatian pendidikan pesantren dengan beasiswa ke timur tengah," paparnya.
Sementara KH Muhammadun Sya'roni menyampaikan bahwa kegiatan bertema "Satu Doa Untuk Ganjar dan Indonesia di Ponpes Al Aziziyyah diikuti oleh 1.700 warga. Mereka datang dari kalangan Habaib, Kiai, santri, bapak-bapak dan ibu-ibu.
Dia berbagi pengalaman bertemu Ganjar saat berkunjung di Ponpes Al Aziziyyah, beberapa waktu lalu.
"Saya orang Jawa Timur tapi tahu Pak Ganjar waktu kunjungan di pesantren ini. Terkenalnya rambut putih, orangnya tinggi, tidak sombong. Saya bisa berfoto bareng," lanjutnya.
Muhamad Bashori, warga lain menambahkan bahwa Ganjar merupakan sosok yang dekat dengan kalangan pesantren. Selain itu, dikenal sebagai pemimpin yang komitmen memberantas korupsi.
"Jawa Tengah banyak mendapat anugerah anti korupsi. Kami mendoakan Pak Ganjar bisa menjadi pemimpin bangsa ini. Dan, nantinya bisa memberikan perhatian pendidikan pesantren dengan beasiswa ke timur tengah," paparnya.
Sementara KH Muhammadun Sya'roni menyampaikan bahwa kegiatan bertema "Satu Doa Untuk Ganjar dan Indonesia di Ponpes Al Aziziyyah diikuti oleh 1.700 warga. Mereka datang dari kalangan Habaib, Kiai, santri, bapak-bapak dan ibu-ibu.
Lihat Juga :