Doa Bersama, Ribuan Santri dan Kiai Doakan Ganjar Jadi Pemimpin Bangsa

Sabtu, 29 Oktober 2022 - 03:46 WIB
loading...
Doa Bersama, Ribuan...
Sebanyak 1.700 warga lebih dari kalangan santri berkumpul di Islamic Centre Pondok Pesantren Al Aziziyyah, Denanyar, Jombang, Jawa Timur, Jumat 28 Oktober 2022 malam. Foto: Istimewa
A A A
JAKARTA - Sebanyak 1.700 warga lebih dari kalangan santri berkumpul di Islamic Centre Pondok Pesantren Al Aziziyyah, Denanyar, Jombang, Jawa Timur, Jumat 28 Oktober 2022 malam. Mereka menggelar doa bersama untuk Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Indonesia.

Warga mulai berbondong-bondong memasuki komplek pesantren dan langsung menuju Islamic Centre. Bukan hanya santri, bapak-bapak dan ibu-ibu juga turut serta mamadati tempat acara. Kedatangan mereka disambut tembang solawat yang dibawakan kelompok rebana. Baca juga: Sahabat Ganjar Anggap Ganjar Pranowo Tepat Lanjutkan Kepemimpinan Jokowi

Acara dibuka langsung oleh Ketua Umum Majelis Dzikir Ats Tsawab KH Muhammadun Sya'roni sekitar pukul 20.00 WIB. Hadir pula KH Abdul Muiz Aziz pengasuh Pondok Pesantrean Al Aziziyyah, Habib Abdul Qodir Assegaf (Surabaya) beserta rombongan, Habib Abdillah Bin Alwi Al Haddad (Jombang) dan Habib Ali Alaydrus, serta Habib Haidar Baagil. Dan Kiai dari kabupaten atau kota se-Jawa Timur.

Usai sambutan, acara dilanjutkan dengan pembacaan Surat Yasin, dan disambung dengan Rotib Al Haddad yang dipimpin Habib Abdillah Bin Alwi Al Haddad danHabib Abdul Qodir Assegaf.Ribuan warga yang hadir hanyut dalam khusyuk. Dan, doa yang dibawakan oleh KH Abdul Muiz Aziz.

Ratib Al Haddad adalah salah satu bacaan zikir dan wirid yang mengandung ayat suci Al-Quran dan jua berbagai macam doa. Bacaan ini disusun oleh seorang ulama yang termasyhur pada abad ke-11 Hijriyah, yaitu Habib Abdullah Al-Haddad.

Sirojudin, salah seorang warga Denanyar mengaku menghadiri acara kali ini untuk mendoakan Ganjar Pranowo. Ia menilai politikus berambut putih itu dekat dengan rakyat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sari Yuliati Minta Kasus...
Sari Yuliati Minta Kasus Pembakaran Santri di Lombok Diusut Tuntas
Tiyo Eks Ketua BEM UGM...
Tiyo Eks Ketua BEM UGM Mengaku Ditawari Miliaran Rupiah dari Lembaga Berbintang, Ini Respons TNI
Halaqoh Kiai Muda NU...
Halaqoh Kiai Muda NU Soroti Kepemimpinan di PBNU
PDIP Sudah Siap, Ganjar...
PDIP Sudah Siap, Ganjar Minta Percepat Pembahasan RUU Pemilu
PBNU: Segelintir Kasus...
PBNU: Segelintir Kasus Kekerasan Seksual Tak Mewakili Wajah Pesantren
Kiai NU: Penjaga Tradisi...
Kiai NU: Penjaga Tradisi atau Agen Kultural?
Gus Zainul Arifin, Kiai...
Gus Zainul Arifin, Kiai Muda yang Hadirkan Dakwah Modern Tanpa Tinggalkan Tradisi
Bidik Basis Santri Jawa...
Bidik Basis Santri Jawa Timur, Partai Perindo Resmi Lantik Cak Jaz sebagai Ketua DPW
Gus Miftah Soroti Bullying...
Gus Miftah Soroti Bullying hingga Judi Online, Pesantren Diminta Jadi Ruang Aman Santri
Rekomendasi
Xbox Hadapi Tekanan...
Xbox Hadapi Tekanan Keuangan, CEO Mengancam Restrukturisasi
Bank Mantap Dorong Penerapan...
Bank Mantap Dorong Penerapan Gaya Hidup Ramah Lingkungan di Sekolah
Kondisi Haji Bolot Mulai...
Kondisi Haji Bolot Mulai Membaik, Sudah Tak Keluhkan Sesak Napas
Berita Terkini
Pangdivif 2 Kostrad...
Pangdivif 2 Kostrad Mayjen TNI Primadi Pimpin Sertijab Jabatan Strategis, Ini Namanya
Tarian Tradisional Sambut...
Tarian Tradisional Sambut Kedatangan Presiden Jerman Steinmeier di Halim
Kasus Kuota Haji, KPK...
Kasus Kuota Haji, KPK Panggil Bos Maktour Hari Ini
Presiden Jerman Steinmeier...
Presiden Jerman Steinmeier Tiba di Indonesia, Berikut Agenda Lengkapnya
Nama Dirjen Bea Cukai...
Nama Dirjen Bea Cukai Disebut di Persidangan, Siapa Layak Jadi Penggantinya?
TB Hasanuddin Kritik...
TB Hasanuddin Kritik Pelibatan Komcad dalam Pengamanan Demo Mahasiswa: Berpotensi Picu Konflik Horizontal
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved