Semangat Sumpah Pemuda, KTKI Gelar Penguatan Nakes Masyarakat

Jum'at, 28 Oktober 2022 - 18:22 WIB
loading...
Semangat Sumpah Pemuda,...
Konsil Kesehatan Masyarakat sebagai salah satu dari 11 Konsil Masing-Masing Tenaga Kesehatan pada KTKI menegaskan kembali komitmen yang telah dibangun oleh para pemuda pada momentum Sumpah Pemuda tahun 1928 silam. Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Konsil Kesehatan Masyarakat sebagai salah satu dari 11 Konsil Masing-Masing Tenaga Kesehatan pada Konsil Tenaga Kesehatan Indonesia (KTKI) menegaskan kembali komitmen yang telah dibangun oleh para pemuda pada momentum Sumpah Pemuda tahun 1928 silam.

Agenda dengan tema semangat Sumpah Pemuda 'Bersatu, Bangkit dan Tumbuh' tersebut adalah kegiatan Identifikasi Penguatan P2KB, Standarisasi, dan Registrasi Tenaga Kesehatan di Konsil Kesehatan Masyarakat. Baca juga: Percepat Kesejahteraan Papua, Wapres: Pendidikan, Kesehatan Jadi Prioritas

“Dalam rangka meningkatkan mutu pelayanan di bidang kesehatan, dibutuhkan tenaga kesehatan yang kompeten dan berdedikasi dalam jumlah dan sebaran untuk dapat menjalankan peran dan fungsinya mencapai pembangunan kesehatan yang optimal," ujar Ketua Majelis Tenaga Kesehatan Indonesia tahun 2014-2022, Dr. dr. Trihono, M.Sc di Jakarta, Jumat (28/10/2022).

Untuk mendukung keberhasilan dari program Konsil masing-masing Tenaga Kesehatan, saat acara angkat sumpah Konsil KTKI pada tanggal 7 September 2022, Menteri Kesehatan mengingatkan perlu adanya jalinan KOMUNIKASI, KOLABORASI dan SINERGISITAS antara Konsil Masing-masing Tenaga Kesehatan dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

"Hal itu untuk menyatukan presepsi guna membantu keberhasilan dari setiap program tenaga kesehatan yang akan dilaksanakan," terang Wakil Ketua Konsil Kesmas KTKI Rachma Fitriati.

Rachma menyampaikan Konsil Masing-Masing Tenaga Kesehatan mempunyai fungsi pengaturan, penetapan, dan pembinaan tenaga kesehatan dalam menjalankan praktik tenaga kesehatan untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan.

"Selain itu, Konsil Kesehatan juga memiliki tusi untuk melakukan registrasi tenaga kesehatan, menyusun standar nasional pendidikan tenaga kesehatan, menyusun standar praktik dan standar kompetensi tenaga kesehatan, dan melakukan pembinaan Tenaga Kesehatan," bebernya.

Sementara itu, Ketua Konsil Kesehatan Masyarakat (Kesmas) KTKI Husein Habsyi menambahkan bahwa sebagai upaya mempertahankan dan meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan maka dibutuhkan peran Pemerintah dan pihak terkait yang mendedikasikan diri di bidang Kesehatan yaitu Konsil Tenaga Kesehatan Indonesia.

Sebagai informasi, berdasarkan Kepres Nomor 31/M Tahun 2022 tentang Pengangkatan Keanggotaan Konsil Masing-Masing Tenaga Kesehatan, Konsil Kesehatan Masyarakat KTKI terdiri dari:

1. Ketua Konsil: Husein Habsyi, SKM, MHComm.
2. Wakil Ketua Konsil: Dr. Rachma Fitriati, M.Si, M.Si (Han).
3. Ketua Divisi Registrasi Konsil, Hidayati, SKM, MKM.
4. Ketua Divisi Standarisasi Konsil: Ayu Anggraeni Dyah Purbasari, SKM, MPH.
5. Ketua Divisi Keprofesian Konsil Dr. Riswahyuni Widhawati, M.Si.
6. Validator e-STR Konsil: Baequni, SKM, MKes, PhD.
7. Anggota Konsil: Andi Sari Bunga Untung, SKM, MSc.PH.
8. Anggota Konsil: Dr. Cicilia Widiyaningsih, SMIP, SKM, MKes.
9. Anggota Konsil: Agung Surya Irawan, SKM, MKKK.
10. Anggota Konsil: Dr. Muhammad Ikhtiar, SKM, MKes.

Terdapat empat unsur organisasi profesi di Konsil Kesehatan Masyarakat KTKI, yaitu: (1) IAKMI (ahli kesehatan masyarakat) dengan Ketua Dr. Ede Surya Darmawan, S.K.M., M.D.M., (2) PAEI (epidemiolog kesehatan) dengan Ketua DR. Dr. Hariadi Wibisono, MPH , (3) PPPKMI (tenaga promosi kesehatan dan ilmu perilaku) dengan Ketua Dr. dra.Rita Damayanti , MSPH, dan (4) PAKKI (pembimbing kesehatan kerja) dengan Ketua Dr. Hendra, S.K.M., M.K.K.K.

"Dengan semangat Sumpah Pemuda maka dukungan 4 Organisasi Profesi Kesehatan Masyarakat menjadi tonggak perubahan yang dapat membawa Indonesia bangkit dari keterpurukan akibat pandemi COVID-19 dan melangkah lebih maju untuk menggerakkan tenaga kesehatan masyarakat di Indonesia," kata Husein Habsyi.

Mengacu Pesan Presiden Jokowi, kata Husein, bahwa persatuan harus terus diperjuangkan dengan menghargai perbedaan, menjaga toleransi, serta menjaga keutuhan dan kedaulatan NKRI. Baca juga: 7 Manfaat Wortel untuk Kesehatan, Atasi Sembelit hingga Turunkan Risiko Kanker

"Untuk mewujudkan Indonesia yang satu, seluruh komponen bangsa, termasuk Konsil Kesmas KTKI dan 4 Organisasi Profesi Kesmas harus bekerja sama membangun Indonesia secara adil dan merata, membangun Indonesia sentris dengan membangun dari pinggiran, desa, pulau terdepan, hingga perbatasan dengan menebar semangat dalam menjaga jiwa patriotisme dan menyatukan visi kebangsaan," pungkasnya.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
HUT ke-6 LAFKI, Transformasi...
HUT ke-6 LAFKI, Transformasi Kesehatan Tak Boleh Hanya Terjadi di Atas Kertas
BPOM Tegaskan Peraturan...
BPOM Tegaskan Peraturan BPOM No 5/2026 Bukan Soal Penempatan Apoteker
PROLANIS Bantu Peserta...
PROLANIS Bantu Peserta JKN Memantau Penyakit Kronis
JKN di Ujung Tanduk:...
JKN di Ujung Tanduk: Risiko Gagal Bayar yang Tidak Boleh Dibiarkan
FAKTA Indonesia Desak...
FAKTA Indonesia Desak Cukai MBDK Segera Diterapkan usai Tertunda 1 Dekade
Dubes Kehormatan WHO...
Dubes Kehormatan WHO Yohei Sasakawa Minta Penderita Kusta Tak Didiskriminasi
Deteksi Kesehatan Dini...
Deteksi Kesehatan Dini di Cirebon, 6 dari 10 Peserta Berisiko Tinggi
3 Tahun Jangkau 12 Ribu...
3 Tahun Jangkau 12 Ribu Warga, Dexa Group Perluas Akses Cek Kesehatan Gratis
Cerita Rizky Perwira,...
Cerita Rizky Perwira, Wisudawan Termuda S2 Kesehatan Masyarakat UGM di Usia 22 Tahun
Rekomendasi
Dukung Program MBG Dilanjutkan,...
Dukung Program MBG Dilanjutkan, Akademisi: Bermanfaat bagi Anak dan Masyarakat
Resepsi Jennifer Coppen...
Resepsi Jennifer Coppen dan Justin Hubner Curi Perhatian, Tema Kartu Remi Bikin Salfok
Kena PHK Dapat Uang...
Kena PHK Dapat Uang Tunai 60% dari Gaji selama 6 Bulan, Ini Syaratnya
Berita Terkini
Ketua Dewan Pers Komaruddin...
Ketua Dewan Pers Komaruddin Hidayat Tekankan Sikap Kritis dan Konstruktif Media Massa
Kepala BPOM: Masa Depan...
Kepala BPOM: Masa Depan Indonesia Ditentukan SDM Unggul, Bukan Lagi Kekayaan SDA
Birokrasi dan Paradoks...
Birokrasi dan Paradoks Belanja Negara
Perang Iran: Dari Bertahan...
Perang Iran: Dari Bertahan Hidup Menjadi Pengatur Kawasan?
Demokrat Ajak Semua...
Demokrat Ajak Semua Elemen Bangsa Jaga Ruang Publik yang Kondusif dan Beradab
Gugatan CLS terkait...
Gugatan CLS terkait Ijazah Wapres Gibran Lanjut ke Pemeriksaan Pokok Perkara
Infografis
5 Artis Indonesia Punya...
5 Artis Indonesia Punya Gelar S3, Ada yang Sukses Menjadi Dosen
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved