Forum R20 Berupaya Lindungi Masyarakat dari Kekerasan Konflik Agama

Jum'at, 28 Oktober 2022 - 14:08 WIB
loading...
A A A
Mantan Utusan Khusus Uni Eropa untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan di luar Uni Eropa, Jan Figel, juga merupakan peserta yang telah mengonfirmasi kehadirannya. Jan Figel memainkan peran kunci pembebasan Asia Bibi, seorang wanita Kristen yang dibebaskan setelah hampir satu dekade pemenjaraan di Pakistan atas tuduhan penistaan agama. Sedangkan Uskup Agung Henry Ndukuba, mewakili Gereja Anglikan Nigeria yang memiliki sekitar 25 juta penganut, akan berpidato pada sesi pembukaan R20.

Para ulama NU merupakan aktor-aktor yang paling kuat secara teologis dan efektif secara operasional dalam mempromosikan kebebasan beragama bagi semua orang di dunia Islam saat ini. Mereka memanfaatkan kekuatan unik dari pemahaman serta praktik Islam Indonesia yang pluralistik dan toleran yang berasal dari Jawa Abad ke-16.

"Saya menganggap bahwa kerja Islam Kemanusiaan dan gerakan berbagi nilai-nilai peradaban bersama sebagai salah satu perkembangan yang paling inovatif dan penting dalam politik dunia dan etika lintas peradaban di generasi kita ini. Tidak ada acara yang saya tahu lebih tepat waktu, mendesak, atau disusun dengan baik seperti ini," kata Robert Hefner, sarjana terkemuka tentang Dunia Islam dari Universitas Boston dan presiden American Institute for Indonesian Studies, yang juga akan berpartisipasi dalam R20.

India dan Brasil secara berturut-turut akan memegang presidensi G20 pada 2023 dan 2024. India memiliki penduduk Hindu terbesar di dunia (1,1 miliar) dan Brasil memiliki penduduk Kristen terbesar kedua (194 juta). Dengan demikian, R20 mengambil kursi di meja perundingan G20 bagi 84% warga dunia yang mengatakan bahwa agama itu penting atau sangat penting bagi mereka (Pew Research 2016). Ratusan juta dari mereka tinggal di Global South, di negara-negara yang tidak memiliki kehadiran resmi di G20.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Paradoks Persaudaraan...
Paradoks Persaudaraan Manusia di Asia Tenggara
Politik, Iman, dan Belanja:...
Politik, Iman, dan Belanja: Mesin Peradaban Manusia
Gibran Sikapi Konflik...
Gibran Sikapi Konflik Gaza hingga Sudan di KTT G20: Dunia Tidak Boleh Menormalisasi Penderitaan
Wapres Gibran Pamer...
Wapres Gibran Pamer Program MBG di KTT G20
Seskab Teddy Ungkap...
Seskab Teddy Ungkap Alasan Presiden Prabowo Tak Hadiri KTT G20 di Afsel
Dialog Antaragama untuk...
Dialog Antaragama untuk Perdamaian di Asia Tenggara
Apa Itu Adonitologi?...
Apa Itu Adonitologi? Agama untuk Pemuja Wanita Berbokong Besar
Indonesia Pamer QRIS...
Indonesia Pamer QRIS di KTT G20, Bisa Dipakai di ASEAN, Jepang hingga Korsel
4 Negara Tanpa Agama...
4 Negara Tanpa Agama Negara, Salah Satunya Tetangga Indonesia
Rekomendasi
Perkuat Penetrasi Pasar,...
Perkuat Penetrasi Pasar, EVO Group Perbarui Kemasan Life Cat dan Ori Cat
TikTok Dorong Pertumbuhan...
TikTok Dorong Pertumbuhan Industri Kecantikan Malalui ForYouBeauty 2026
Preview Piala Dunia...
Preview Piala Dunia 2026 Kanada vs Bosnia dan Herzegovina: Batu Sandungan Tuan Rumah
Berita Terkini
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Waka BGN Sony Sonjaya...
Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator, Kejagung Bakal Periksa Pekan Depan
Penampakan Andri Mulyono...
Penampakan Andri Mulyono Pakai Rompi Tahanan usai Jadi Tersangka Baru Pengadaan Motor Listrik BGN
Kejagung: Tersangka...
Kejagung: Tersangka Andri Mulyono Mark up Pengadaan Motor Listrik BGN
Tepis Isu Menguntungkan...
Tepis Isu Menguntungkan Kapolri, Pakar: UU Polri Baru Berpihak pada Kepentingan Publik
Refly Harun Pertanyakan...
Refly Harun Pertanyakan Nasib Kasus Roy Suryo Cs: Sudah 30 Kali Wajib Lapor, Kasus Belum Jelas
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved