Mochtar Mohamad: AHY- Ahmad Heryawan Berpeluang Duet di Pilpres 2024
Jum'at, 28 Oktober 2022 - 07:03 WIB
loading...
Ketua Dewan Pembina Laskar Ganjar Puan (LGP) Mochtar Mohamad menilai, AHY dan Ahmad Heryawan berpeluang duet di Pilpres 2024. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Pertemuan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh dengan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) beberapa waktu lalu belum membuahkan hasil mengenai pendamping Anies Baswedan di Pilpres 2024 .
Keputusan mengenai calon wakil presiden (cawapres) Anies Baswedan kemungkinan baru akan diputuskan setelah pertemuan antara Surya Paloh dengan Presiden PKS Ahmad Syaikhu digelar.
Ketua Dewan Pembina Laskar Ganjar Puan (LGP) Mochtar Mohamad menilai, Surya Paloh tampaknya hanya ingin mendapatkan efek ekor jas yakni, dengan mengusung Anies diharapkan Nasdem lolos parliamentary threshold 4%, tanpa berpikir keselamatan Partai Demokrat dan PKS.
Baca juga: Elektabilitas Anies sebagai Capres 2024 Terus Meroket, Ini Alasannya
"Tekad AHY untuk capres dan PKS untuk cawapres selama ini belum pernah terwujud. Mungkin saatnya sekarang terwujud dalam kepemimpinan Ahmad Syaiku," ujarnya, Kamis (28/10/2022).
Baca juga: AHY Nyatakan Siap Jadi Cawapres Anies Setelah Bertemu Surya Paloh
Mochtar menyebut, dengan jumlah 54 kursi yang dimiliki Demokrat dan 50 kursi yang dimiliki PKS serta 19 kursi PPP maka jika ditotal mencapai 123 kursi. Jumlah ini dinilai cukup mengusung AHY sebagai capres dan Aher sebagai cawapres. ”Agar poros tersebut bisa mulus perlu peran kabinet Jokowi agar koalisi pemerintah bisa menghasilkan empat poros pasangan capres-cawapres 2024,” ucapnya.
Keputusan mengenai calon wakil presiden (cawapres) Anies Baswedan kemungkinan baru akan diputuskan setelah pertemuan antara Surya Paloh dengan Presiden PKS Ahmad Syaikhu digelar.
Ketua Dewan Pembina Laskar Ganjar Puan (LGP) Mochtar Mohamad menilai, Surya Paloh tampaknya hanya ingin mendapatkan efek ekor jas yakni, dengan mengusung Anies diharapkan Nasdem lolos parliamentary threshold 4%, tanpa berpikir keselamatan Partai Demokrat dan PKS.
Baca juga: Elektabilitas Anies sebagai Capres 2024 Terus Meroket, Ini Alasannya
"Tekad AHY untuk capres dan PKS untuk cawapres selama ini belum pernah terwujud. Mungkin saatnya sekarang terwujud dalam kepemimpinan Ahmad Syaiku," ujarnya, Kamis (28/10/2022).
Baca juga: AHY Nyatakan Siap Jadi Cawapres Anies Setelah Bertemu Surya Paloh
Mochtar menyebut, dengan jumlah 54 kursi yang dimiliki Demokrat dan 50 kursi yang dimiliki PKS serta 19 kursi PPP maka jika ditotal mencapai 123 kursi. Jumlah ini dinilai cukup mengusung AHY sebagai capres dan Aher sebagai cawapres. ”Agar poros tersebut bisa mulus perlu peran kabinet Jokowi agar koalisi pemerintah bisa menghasilkan empat poros pasangan capres-cawapres 2024,” ucapnya.
Lihat Juga :