Bus Jamaah Umrah Indonesia Kecelakaan di Mekkah, 2 WNI Meninggal

Kamis, 27 Oktober 2022 - 15:00 WIB
loading...
Bus Jamaah Umrah Indonesia Kecelakaan di Mekkah, 2 WNI Meninggal
Dua WNI meninggal dalam kecelakaan tunggal bus jamaah umrah Indonesia di Mekkah, Arab Saudi pada Selasa (25/20/2022) lalu. Foto/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Bus jamaah umrah Indonesia mengalami kecelakaan di Mekkah, Saudi Arabia. Sebanyak dua orang warga negara Indonesia (WNI) meninggal dunia.

Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kementerian Luar Negeri RI Judha Nugraha mengatakan kecelakaan tunggal tersebut pada Selasa (25/10/2022) waktu setempat.

"Kecelakaan bus jamaah umrah di wilayah Mekkah. Kejadiannya tanggal 25 Oktober, pukul 11.30 malam," ujar Judha dalam press briefing Kemlu di Jakarta, Kamis (27/10/2022).

Baca juga: Arab Saudi Apresiasi Kedisiplinan Jamaah Umrah Indonesia

Judha menyampaikan, dua WNI yang meninggal adalah pengemudi bus dan muthawif. KJRI Jeddah pun telah mengirimkan tim perlindungan ke wilayah Mekkah.

"Ketika mendapatkan informasi ini KJRI Jeddah segera mengirimkan tim perlindungan WNI ke wilayah Mekkah untuk berkomunikasi dengan otoritas setempat diperoleh informasi bahwa kecelakaan ini merupakan kecelakaan tunggal yang tidak melibatkan pihak lain. Nah kecelakaan ini menewaskan dua warga negara Indonesia yaitu driver pengemudi dan juga muthawif," ujar dia.

Lebih lanjut, tercatat sebanyak 6 jamaah mengalami luka-luka. Beberapa ada yang di rawat di Rumah Sakit King Abdul Aziz Mekkah. Ada juga yang telah dapat menjalankan umrah kembali.



"Sedangkan tercatat 6 jamaah umrah yang mengalami luka-luka. Saat ini untuk yang luka-luka dirawat di Rumah Sakit King Abdul Aziz Mekkah dan 5 diantaranya telah dapat melanjutkan perjalanan umrah. Satu masih dalam perawatan,"ujar dia.

Atas kejadian itu, Kemlu turut menyampaikan duka cita atas meninggalnya dua WNI di Jeddah. Dia mengatakan KJRI Jeddah telah memberikan bantuan.

"Atas kecelakaan ini kami turut berduka cita dan KJRI Jeddah telah memberikan bantuan kepada jamaah dan juga WNI,"kata dia.
(muh)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2237 seconds (10.177#12.26)