Capai Visi Indonesia 2045, Seluruh Stakeholder Diminta Diskusi dan Kolaborasi

Rabu, 26 Oktober 2022 - 18:12 WIB
loading...
Capai Visi Indonesia 2045, Seluruh Stakeholder Diminta Diskusi dan Kolaborasi
Insight Sharing Session: Transformasi Digital di Enam Sektor Strategis, Senin 24 Oktober 2022. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Dalam mencapai visi Indonesia 2045 untuk menjadi negara berdaulat, maju adil dan makmur, seluruh stakeholder diminta terus berdiskusi dan berkolaborasi. Pandangan ini terungkap dalam Insight Sharing Session: Transformasi Digital di Enam Sektor Strategis, Senin 24 Oktober 2022.

"Transformasi digital yang inklusif adalah komponen penting untuk mencapai Visi Indonesia 2045 melalui diskusi dan kolaborasi yang erat dengan stakeholders," kata Managing Partner dan Presiden Direktur Kearney Indonesia, Shirley Santoso dalam keterangannya, Rabu (26/10/2022).

"Strategi dan solusi yang tepat dapat dirumuskan untuk meningkatkan penggunaan di sektor strategis, meningkatkan akses dan kualitas, meningkatkan efisiensi sektor dan mengembangkan sektor-sektor prioritas," tambahnya.

Baca juga: Soal Indonesia 2045, Fadli Zon Sebut Sri Mulyani Dukun Peramal

Hal senada dikatakan oleh Direktur Ekonomi Digital Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), I Nyoman Adhiarna menyatakan, dalam upaya menjalankan transformasi ini, pihaknya tidak dapat bergerak sendiri.

"Kami akan berkolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan," ucapnya.

Kata Adhiarna, hal ini sejalan dengan Visi Indonesia 2045 dan Rencana Strategis Kemenkominfo 2020-2024, berupaya untuk membangun fundamental digital nasional lebih secara lebih terstruktur dan masif.

"Kami juga akan mendorong pengembangan ekosistem digital melalui sinergi dan kolaborasi dengan kementerian/lembaga terkait," ucapnya.

"Kemudian pemerintah daerah di tingkat provinsi/kabupaten/kota dan pihak-pihak lainnya dalam melakukan proses transformasi digital. Sehingga diharapkan memberikan dampak signifikan terhadap kemajuan Indonesia," tutupnya.
(maf)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1748 seconds (10.101#12.26)