Vaksin Meningitis Langka, Sampai Kapan?
Kamis, 20 Oktober 2022 - 20:39 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: 3 Tempat Vaksinasi Meningitis di Jakarta untuk Jamaah Umrah dan Haji
Kurangnya pasokan vaksin MM ini antara lain terjadi karena pemerintah Indonesia tak mengantisipasi lonjakan calon jamaah umrah pascapenyelenggaran haji. Seperti diketahui, Arab Saudi telah membuka kembali layanan ibadah umrah sejak 30 Juli lalu. Animo masyarakat untuk beribadah ke Tanah Suci pun melonjak tajam karena selama pandemi Covid-19 penyelenggaraan haji kuota dibatasi dengan jumlah sangat sedikit. Demikian juga ibadah umrah juga ditutup.
Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama (Kemenag) Hilman Latief mengatakan kelangkaan vaksin yang terjadi saat ini membutuhkan win-win solution dari pemerintah dan pelaku usaha. Apalagi sudah ada calon jamaah umrah yang gagal berangkat karena waktu vaksin kurang dari 10 hari. “Ini agar tidak menimbulkan kegagalan jamaah berangkat umrah,” ujarnya seperti dikutip dari situs resmi Kemenag, Kamis (20/10/2022).
Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan No 23/2018 tentang Pelayanan dan Penerbitan Sertifikat Vaksinasi Internasional, vaksin MM menjadi syarat utama bagi calon jamaah haji dan PPIU.
Kurangnya pasokan vaksin MM ini antara lain terjadi karena pemerintah Indonesia tak mengantisipasi lonjakan calon jamaah umrah pascapenyelenggaran haji. Seperti diketahui, Arab Saudi telah membuka kembali layanan ibadah umrah sejak 30 Juli lalu. Animo masyarakat untuk beribadah ke Tanah Suci pun melonjak tajam karena selama pandemi Covid-19 penyelenggaraan haji kuota dibatasi dengan jumlah sangat sedikit. Demikian juga ibadah umrah juga ditutup.
Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama (Kemenag) Hilman Latief mengatakan kelangkaan vaksin yang terjadi saat ini membutuhkan win-win solution dari pemerintah dan pelaku usaha. Apalagi sudah ada calon jamaah umrah yang gagal berangkat karena waktu vaksin kurang dari 10 hari. “Ini agar tidak menimbulkan kegagalan jamaah berangkat umrah,” ujarnya seperti dikutip dari situs resmi Kemenag, Kamis (20/10/2022).
Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan No 23/2018 tentang Pelayanan dan Penerbitan Sertifikat Vaksinasi Internasional, vaksin MM menjadi syarat utama bagi calon jamaah haji dan PPIU.
(cip)
Lihat Juga :