Bharada E Jalankan Ritual Ini Sebelum Tembak Brigadir J
Senin, 17 Oktober 2022 - 15:50 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Ferdy Sambo Berikan Uang Dolar Senilai Rp500 Juta kepada Bripka RR dan Kuat Maruf
Kuat Ma'ruf yang mengetahui kehendak Ferdy Sambo keluar melalui pintu dapur menuju garasi dan menghampiri Bripka Ricky yang berdiri di dekat garasi dan menyampaikan dia dipanggil Ferdy Sambo bersama Brigadir J. Bripka Ricky lantas menghampiri Brigadir J dan memberitahu dia dipanggil Ferdy Sambo.
"Korban Nofriansyah Yosua tanpa sedikit pun merasa curiga berjalan masuk ke dalam rumah melewati garasi dan pintu dapur menuju ruang tengah dekat meja makan dikuti dan diawasi terus Ricky Rizal dan Kuat Ma'ruf," kata JPU.
Ferdy Sambo langsung memegang leher bagian belakang Brigadir J dan mendorongnya ke depan, sehingga posisinya tepat berada di depan tangga dengan posisi berhadapan dengan Ferdy Sambo dan Bharada E. Ferdy Sambo lantas meminta Brigadir J jongkok dan singkat cerita, Bharada E pun menembak Brigadir J hingga membuatnya tewas.
"Richard Eliezer sesuai dengan rencana jahat yang telah disusun sebelumnya, dengan pikiran tenang dan matang serta tanpa ada keraguan sedikit pun karena sudah mengetahui jika menembak akan mengakibatkan dirampasnya nyawa korban langsung mengarahkan senjata api Glock-17 ke tubuh korban dan menembakkan senjata api miliknya sebanyak 3 atau 4 kali hingga korban terjatuh dan terkapar mengeluarkan banyak darah," kata JPU.
Kuat Ma'ruf yang mengetahui kehendak Ferdy Sambo keluar melalui pintu dapur menuju garasi dan menghampiri Bripka Ricky yang berdiri di dekat garasi dan menyampaikan dia dipanggil Ferdy Sambo bersama Brigadir J. Bripka Ricky lantas menghampiri Brigadir J dan memberitahu dia dipanggil Ferdy Sambo.
"Korban Nofriansyah Yosua tanpa sedikit pun merasa curiga berjalan masuk ke dalam rumah melewati garasi dan pintu dapur menuju ruang tengah dekat meja makan dikuti dan diawasi terus Ricky Rizal dan Kuat Ma'ruf," kata JPU.
Ferdy Sambo langsung memegang leher bagian belakang Brigadir J dan mendorongnya ke depan, sehingga posisinya tepat berada di depan tangga dengan posisi berhadapan dengan Ferdy Sambo dan Bharada E. Ferdy Sambo lantas meminta Brigadir J jongkok dan singkat cerita, Bharada E pun menembak Brigadir J hingga membuatnya tewas.
"Richard Eliezer sesuai dengan rencana jahat yang telah disusun sebelumnya, dengan pikiran tenang dan matang serta tanpa ada keraguan sedikit pun karena sudah mengetahui jika menembak akan mengakibatkan dirampasnya nyawa korban langsung mengarahkan senjata api Glock-17 ke tubuh korban dan menembakkan senjata api miliknya sebanyak 3 atau 4 kali hingga korban terjatuh dan terkapar mengeluarkan banyak darah," kata JPU.
(abd)
Lihat Juga :