alexametrics

Pemerintah Ajak Perguruan Tinggi Aktif Ikut Bantu Tangani Covid-19

loading...
Pemerintah Ajak Perguruan Tinggi Aktif Ikut Bantu Tangani Covid-19
Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto (kanan) dan Menko PMK Muhadjir Effendy mengikuti rapat dengan Komisi IX di DPR beberapa waktu lalu. Foto/dok.SINDOnews.
A+ A-
JAKARTA - Pemerintah berharap perguruan tinggi dapat menjadi salah satu bagian pentaheliks dalam penanganan pandemi Covid-19. Hal ini diungkapkan Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy dalam rapat virtual dengan Khofifah dan 58 rektor perguruan tinggi di Jatim.

Di Jawa Timur, kasus positif Covid-19 melonjak drastis dalam sebulan terakhir, terutama di wilayah Surabaya Raya. Karena itu, Muhadjir meminta perguruan tinggi melakukan inovasi-inovasi sains dan akademik untuk membantu penanggulangan Covid-19. Selain itu, perguruan tunggi harus aktif menyampaikan informasi dan komunikasi kepada masyarakat tentang Covid-19.

Menteri asal Muhammadiyah itu menerangkan saat ini pemerintah sedang berusaha membangkit perekonomian yang terpuruk karena pandemi Covid-19. “Kami sedang berupaya bangun dari hibernasi ekonomi akibat pandemi Covid-19,” ucapnya dalam keterangan tertulis yang diterima SINDOnews, Minggu malam (5/7/2020).

(Baca: Azyumardi Azra Nilai Raport Mendikbud Nadiem Makarim Merah)



Sementara itu, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengatakan pengembangan teknologi dari hasil riset dan inovasi akademis sangat bagus dan dibutuhkan. Jenderal bintang tiga itu menerangkan dalam penanganan Covid-19, seluruh pasien dan spesimennya dapat diawasi dan dijaga dengan baik.

Dia menjelaskan semua tenaga medis dan laboratorium harus mendapatkan pelatihan sebelum terjun dalam penanganan Covid-19. “Penyiapan ruangan laboratorium harus betul-betul memenuhi syarat. Jangan sampai laboratorium menjadi episentrum baru,” ucapnya.



Kepala Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo menambahkan peran peran serta perguruan tinggi sangat dibutuhkan. Para mahasiswa dapat membantu memberikan edukasi mengenai perubahan perilaku dan adaptasi kenormalan baru, serta menerapkan protokol Covid-19 yang ketat.

“Pendekatan kemanusiaan dari peran akademisi dan komunikasi penting untuk mendorong perubahan perilaku masyarakat,” ucapnya.
halaman ke-1 dari 2
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak