Awas! Perubahan RUU HIP Jadi RUU PIP Berpotensi 'Jebakan Batman'

Senin, 06 Juli 2020 - 07:29 WIB
loading...
Awas! Perubahan RUU...
Unjuk rasa damai menolak RUU HIP di depan Monumen Mandala, Jalan Sudirman, Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (5/7/2020). Foto:SINDOnews/maman sukirman
A A A
JAKARTA - Pakar Hukum asal Universitas Trisakti Abdul Fickar Hadjar memandang sebaiknya Rancangan Undang-Undang tentang Haluan Ideologi Pancasila ( RUU HIP ) harus dicabut dari Program Legislasi Nasional (Prolegnas) di DPR. Dengan begitu, tak ada ruang bagi rezim yang berkuasa atau siapapun untuk memonopoli tafsir Pancasila.

"Karena sangat berbahaya dapat digunakan untuk menyingkirkan lawan politik, tentu saja ini bertentangan dengan hakekat demokrasi," kata Fickar saat dihubungi SINDOnews, Senin (6/7/2020).

(Baca: DPD Sebut Ada Upaya Masif untuk Mengganti Ideologi Pancasila)

Fickar menilai, terkait usulan sejumlah pihak agar RUU HIP itu diubah redaksinya menjadi RUU Pembinaan Ideologi Pancasila (RUU PIP) juga tidak tepat. Sebab, jika maksudnya meneguhkan kewenangan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) sebagai lembaga negara non kementerian, maka cukup dengan Peraturan presiden (Perpres).

Karena menurut dia, bila tetap diusulkan sebagai RUU BPIP, hal ini disebutnya akan menjadi "jebakan batman". Menurut dia, melihat, jika nantinya RUU disahkan menjadi UU maka akan berpotensi menjadi alat penafsiran juga terhadap Pancasila. "Jadi saya kira tidak perlu BPIP di RUU-kan. Sekali lagi ini jebakan batman," ujarnya.

(Baca: PBNU: Cabut RUU HIP dari Prolegnas 2020)

Selain itu, lanjut Fickar, dengan pengaturan melalui UU akan membawa konsekwensi pendanaan melalui APBN yang akan membengkak, bahkan akan menjadi pengeluaran yang berlebihan tanpa dapat diukur hasil kerjanya. "Dalam konteks ini sebagai rakyat pembayar pajak saya keberatan," tandasnya. (Rakhmat)
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BPIP Gelar Penguatan...
BPIP Gelar Penguatan Kebajikan Pancasila, Marinus Gea: Harus Dihidupi, Bukan Sekadar Dihafalkan
BPIP Umumkan 76 Calon...
BPIP Umumkan 76 Calon Paskibraka 2026 Tingkat Pusat, Ini Nama-namanya
BPIP Sebut 228 Putra-Putri...
BPIP Sebut 228 Putra-Putri Terbaik Jalani Verifikasi Paskibraka Tingkat Pusat 2026
BPIP Ajukan Tambahan...
BPIP Ajukan Tambahan Anggaran Rp370 Miliar untuk 2027
BPIP: Gencatan Senjata...
BPIP: Gencatan Senjata Amerika–Iran Harus Jadi Momentum Penyelesaian Konflik
Jazuli: RUU BPIP Momentum...
Jazuli: RUU BPIP Momentum Revitalisasi Pancasila di Tengah Turbulensi Dunia
BPIP Apresiasi Pemkab...
BPIP Apresiasi Pemkab Banyumas Buat Perda Pendidikan Pancasila
Kunjungi PLBN Sota,...
Kunjungi PLBN Sota, BPIP: Perkuat Ideologi Pancasila di Perbatasan Papua
Kunjungi Papua, Kepala...
Kunjungi Papua, Kepala BPIP: Hadirkan Pancasila dengan Pendekatan Afektif-Partisipatif
Rekomendasi
Trump Getok Tarif Impor...
Trump Getok Tarif Impor Baru ke 60 Negara, Sekutu di Asia Protes Keras
Pekan Dekranasda Tangsel...
Pekan Dekranasda Tangsel 2026 Resmi Dibuka, UMKM dan Ekraf Lokal Siap Naik Kelas
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
Berita Terkini
Tak Pakai Rompi Tahanan,...
Tak Pakai Rompi Tahanan, Febrie Adriansyah Diduga Pegang Kartu As Tawar Proses Hukum
Putusan MK Baru Langkah...
Putusan MK Baru Langkah Awal, IAW Dorong Restitusi Historis Kuota Internet Hangus
Menkum Supratman: Tarif...
Menkum Supratman: Tarif Merek UMKM Tetap dan Pendaftaran Hak Cipta Lagu Gratis
Pemilik Dolar dan Emas...
Pemilik Dolar dan Emas 74 Kg Bakal Ajukan Gugatan, Pengacara Don Ritto: Secepat-cepatnya
Perindo Perkuat Pemahaman...
Perindo Perkuat Pemahaman dan Kapasitas Anggota DPRD lewat Bimtek Nasional 2026, Dorong Ekonomi Kerakyatan
Febrie Adriansyah Jadi...
Febrie Adriansyah Jadi Tersangka TPPU, Kejagung Paparkan Modusnya
Infografis
Sudaryono, Anak Petani...
Sudaryono, Anak Petani Grobogan yang Dipercaya Jadi Ketua BGN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved