Tragedi Kanjuruhan, Wapres: Kita Tunggu Saja Hasil Investigasinya
Kamis, 13 Oktober 2022 - 10:42 WIB
loading...
Tragedi Kanjuruhan mendapat tanggapan dari Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin. Menurutnya, agar menunggu Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF). Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Tragedi Kanjuruha n mendapat tanggapan dari Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin. Menurutnya, agar menunggu Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) terkait investigasi Tragedi Kanjuruhan tersebut yang menyebabkan 132 orang meninggal.
"Ya kita ingin nanti mendapatkan laporan (TGIPF) siapa nanti yang bertanggung jawab dan apa yang harus dan mesti direkomendasikan oleh tim ini, dan mereka tau nanti hasil daripada investigasinya," tegas Wapres saat kunjungan kerja di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Kamis (13/10/2022).
Baca juga: Ini Daftar 6 Tersangka Tragedi Kanjuruhan
Wapres pun memastikan, TGIPF Tragedi Kanjuruhan yang diketahui oleh Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD akan menyampaikan laporan investigasi, yang hasilnya akan menjadi langkah bagi pemerintah untuk menindaklanjuti tragedi ini.
"Saya kira nanti akan direkomendasikan kepada pemerintah dan pemerintah akan melakukan apa. Itu kita tunggu saja ya, siapa yang harus bertanggung jawab," ungkapnya.
"Ya kita ingin nanti mendapatkan laporan (TGIPF) siapa nanti yang bertanggung jawab dan apa yang harus dan mesti direkomendasikan oleh tim ini, dan mereka tau nanti hasil daripada investigasinya," tegas Wapres saat kunjungan kerja di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Kamis (13/10/2022).
Baca juga: Ini Daftar 6 Tersangka Tragedi Kanjuruhan
Wapres pun memastikan, TGIPF Tragedi Kanjuruhan yang diketahui oleh Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD akan menyampaikan laporan investigasi, yang hasilnya akan menjadi langkah bagi pemerintah untuk menindaklanjuti tragedi ini.
"Saya kira nanti akan direkomendasikan kepada pemerintah dan pemerintah akan melakukan apa. Itu kita tunggu saja ya, siapa yang harus bertanggung jawab," ungkapnya.
Lihat Juga :