Pertemuan Airlangga-Puan, PAN: Komunikasi KIB-PDIP Lebih Intensif
Selasa, 11 Oktober 2022 - 05:38 WIB
loading...
Juru Bicara (Jubir) DPP PAN Viva Yoga Mauladi. Foto: Dok/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Partai Amanat Nasional ( PAN ) tidak mepersoalkan pertemuan antara Ketua Umum (Ketum) Partai Golkar Airlangga Hartarto dengan Ketua DPP PDIP Puan Maharani di Monas, Sabtu 8 Oktober 2022. Pernyataan ini disampaikan oleh Juru Bicara (Jubir) DPP PAN Viva Yoga Mauladi.
"Pak Airlangga dengan Mbak Puan adalah bagian dari rangkaian safari politik Mbak Puan dan PDIP ke seluruh partai politik. PAN mengapresiasi dan senang atas jalan pagi sehat itu karena silaturahmi dipastikan akan semakin mempererat hubungan antara PDIP dengan Golkar, yang secara otomatis juga akan semakin mempererat hubungan dengan Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) bersama dengan PAN dan PPP," kata Viva kepada wartawan, Selasa (11/10/2022).
Wakil Ketua Umum DPP PAN ini menegaskan, KIB masih dan tetap solid. Bahkan, tidak ada yang meninggalkan dan ditinggalkan dalam KIB. Baca juga: Bertemu Puan di Monas, Airlangga Hartarto: I Love PDIP
"Jika ada perubahan koalisi di KIB, bukan untuk mengurangi anggota, tetapi bertambah jumah anggota koalisi," ujarnya.
Viva menjelaskan, dari persyaratan pencalonan di Pemilu Presiden (Pilpres) 2024, PDIP sudah dapat mengusung pasangan calon (paslon) sendiri, sehingga PDIP lebih bebas dalam menentukan tambahan koalisi untuk memperbesar basis konstituen di Pilpres 2024, KIB pun sudah memenuhi persyaratan 20 persen presidential threshold.
"Pak Airlangga dengan Mbak Puan adalah bagian dari rangkaian safari politik Mbak Puan dan PDIP ke seluruh partai politik. PAN mengapresiasi dan senang atas jalan pagi sehat itu karena silaturahmi dipastikan akan semakin mempererat hubungan antara PDIP dengan Golkar, yang secara otomatis juga akan semakin mempererat hubungan dengan Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) bersama dengan PAN dan PPP," kata Viva kepada wartawan, Selasa (11/10/2022).
Wakil Ketua Umum DPP PAN ini menegaskan, KIB masih dan tetap solid. Bahkan, tidak ada yang meninggalkan dan ditinggalkan dalam KIB. Baca juga: Bertemu Puan di Monas, Airlangga Hartarto: I Love PDIP
"Jika ada perubahan koalisi di KIB, bukan untuk mengurangi anggota, tetapi bertambah jumah anggota koalisi," ujarnya.
Viva menjelaskan, dari persyaratan pencalonan di Pemilu Presiden (Pilpres) 2024, PDIP sudah dapat mengusung pasangan calon (paslon) sendiri, sehingga PDIP lebih bebas dalam menentukan tambahan koalisi untuk memperbesar basis konstituen di Pilpres 2024, KIB pun sudah memenuhi persyaratan 20 persen presidential threshold.
Lihat Juga :