Lewat BSI, Erick Thohir Pacu Ekonomi Rakyat dan Umat
Selasa, 11 Oktober 2022 - 00:58 WIB
loading...
Menteri BUMN Erick Thohir. Foto: Dok/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Menteri BUMN RI Erick Thohir terus memacu pertumbuhan ekonomi masyarakat dan umat di Indonesia. Salah satu terobosannya yakni menggabungkan tiga bank syariah di Indonesia menjadi Bank Syariah Indonesia ( BSI ).
Keberadaan BSI ini kemudian menjadi penyemangat pergerakan ekonomi rakyat dan umat. Hal ini dikarenakan bank syariah terbesar di Indonesia ini merupakan salah satu penyokong program pendorong ekonomi masyarakat dan umat. Baca juga: Erick Thohir Pangkas Belanja Operasional BUMN
Sebut saja program PNM Mekaar dan MES Muslimpreneur. Kedua program ini mendapatkan pendanaan dari BSI agar bisa berjalan dengan baik.
“Ketika BRIS sudah terbentuk, baru kita bisa mendorong program PNM Mekaar untuk ibu-ibu di desa, mendorong program muslim-preneur agar pesantren dan pengusaha muslim menjadi ekosistem yang memacu pertumbuhan ekonomi kita,” terang Erick, Senin (10/10/2022).
Pertumbuhan kedua program itupun berdampak kepada ekokomi Indonesia. Seperti halnya program Mekaar yang tumbuh dari 5,6 persen menjadi 7,1 persen.
Dengan ini Mekaar memiliki nasabah sebanyak 12,7 juta di seluruh wilayah Indonesia. Pembayaran yang dilakukan oleh nasabah Mekaar ini pun termasuk cepat dan tepat waktu.
Keberadaan BSI ini kemudian menjadi penyemangat pergerakan ekonomi rakyat dan umat. Hal ini dikarenakan bank syariah terbesar di Indonesia ini merupakan salah satu penyokong program pendorong ekonomi masyarakat dan umat. Baca juga: Erick Thohir Pangkas Belanja Operasional BUMN
Sebut saja program PNM Mekaar dan MES Muslimpreneur. Kedua program ini mendapatkan pendanaan dari BSI agar bisa berjalan dengan baik.
“Ketika BRIS sudah terbentuk, baru kita bisa mendorong program PNM Mekaar untuk ibu-ibu di desa, mendorong program muslim-preneur agar pesantren dan pengusaha muslim menjadi ekosistem yang memacu pertumbuhan ekonomi kita,” terang Erick, Senin (10/10/2022).
Pertumbuhan kedua program itupun berdampak kepada ekokomi Indonesia. Seperti halnya program Mekaar yang tumbuh dari 5,6 persen menjadi 7,1 persen.
Dengan ini Mekaar memiliki nasabah sebanyak 12,7 juta di seluruh wilayah Indonesia. Pembayaran yang dilakukan oleh nasabah Mekaar ini pun termasuk cepat dan tepat waktu.