Pengamat Ungkap Dua Tipe Kepemimpinan yang Pas untuk Indonesia
Minggu, 09 Oktober 2022 - 05:10 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Varhan, peluang itu terbuka lebar seiring diperlukannya tipe pemimpin pembangun impian tersebut untuk kepemimpinan menyongsong Indonesia Emas pada 2045 ke depan.
Varhan menunjuk, berbagai kriteria plus yang dimiliki Moeldoko sebagai pemimpin. Yang paling kasat mata kata dia, Moeldoko adalah figur pemimpin berani, konsisten dan tak pernah tercatat punya tabiat mengorbankan anak buah.
"Beberapa contoh, terutama manakala para anak buahnya di KSP mendapatkan kritik anggota DPR RI karena dianggap sering muncul di media menyampaikan pernyataan," ujarnya.
Alih-alih menyalahkan, kata Varhan, Moeldoko bahkan menyatakan itu bagian dari tanggung jawabnya, selain memberikan desentralisasi otoritas kepada jajarannya.
Bagaimanapun kata Varhan, kepemimpinan sejatinya adalah sebagaimana dinyatakan tokoh manajemen dunia, Mary Parker Follett, sebagai seni menyelesaikan sesuatu melalui orang lain.
"Jadi, pada akhirnya tugas pemimpin adalah mencapai tujuan bersama," kata Varhan.
Karena itu, hasil sebuah kepemimpinan tidak hanya dinilai pada pemimpinnya, tapi dinilai pula dari pelaksanaan tugas pokok. Sementara kata Varhan, tidak ada tugas pokok yang bisa terlaksana tanpa melibatkan pengikut.
Varhan menunjuk, berbagai kriteria plus yang dimiliki Moeldoko sebagai pemimpin. Yang paling kasat mata kata dia, Moeldoko adalah figur pemimpin berani, konsisten dan tak pernah tercatat punya tabiat mengorbankan anak buah.
"Beberapa contoh, terutama manakala para anak buahnya di KSP mendapatkan kritik anggota DPR RI karena dianggap sering muncul di media menyampaikan pernyataan," ujarnya.
Alih-alih menyalahkan, kata Varhan, Moeldoko bahkan menyatakan itu bagian dari tanggung jawabnya, selain memberikan desentralisasi otoritas kepada jajarannya.
Bagaimanapun kata Varhan, kepemimpinan sejatinya adalah sebagaimana dinyatakan tokoh manajemen dunia, Mary Parker Follett, sebagai seni menyelesaikan sesuatu melalui orang lain.
"Jadi, pada akhirnya tugas pemimpin adalah mencapai tujuan bersama," kata Varhan.
Karena itu, hasil sebuah kepemimpinan tidak hanya dinilai pada pemimpinnya, tapi dinilai pula dari pelaksanaan tugas pokok. Sementara kata Varhan, tidak ada tugas pokok yang bisa terlaksana tanpa melibatkan pengikut.
Lihat Juga :