Airlangga dan Puan Samakan Frekuensi Hadapi Pemilu 2024
Sabtu, 08 Oktober 2022 - 16:36 WIB
loading...
A
A
A
"Sehingga ini yang dengan pertemuan dengan PDIP seluruhnya frekuensinya sudah kita sama termasuk bagaimana melanjutkan program-program pemerintah yang sekarang sedang berjalan dan masih akan dilanjutkan sesudah tahun 2024," jelasnya.
Dia menuturkan, Golkar dan PDIP sepakat untuk tidak mendorong politik identitas. "Karena tentu cost untuk bangsa ini menjadi terlalu mahal. Nah kalau Golkar dan PDIP akan terus di pemerintahan sekarang dan di pemerintahan selanjutnya makanya militansi politik itu bisa dijaga," tutur Airlangga.
Sementara itu, Puan Maharani menjelaskan pertemuan itu untuk menyamakan pendapat yang terbaik bagi bangsa dan negara. Sebab, kata dia, Golkar dan PDIP merupakan partai nasionalis yang sudah mengarungi asam garam dan pasang surut dinamika bangsa negara.
"Kami memahami dan menyepakati bahwa kita harus bisa bersama-sama dalam membangun bangsa dan negara," ucapnya.
Ketua DPR RI ini pun mengatakan yang terpenting bukan hanya saat terjadi Pemilu 2024, namun juga menjadi penting pascaperhelatan pesta demokrasi itu. "Bagaimana kita tetap bisa menjaga situasi menjadi lebih kondusif, situasi menjadi tetap lebih baik dan rakyat pun tidak dirugikan karena berharap pemilu itu adalah ajang pesta demokrasi yang aman, nyaman, dan tertib," katanya.
Dia menuturkan, Golkar dan PDIP sepakat untuk tidak mendorong politik identitas. "Karena tentu cost untuk bangsa ini menjadi terlalu mahal. Nah kalau Golkar dan PDIP akan terus di pemerintahan sekarang dan di pemerintahan selanjutnya makanya militansi politik itu bisa dijaga," tutur Airlangga.
Sementara itu, Puan Maharani menjelaskan pertemuan itu untuk menyamakan pendapat yang terbaik bagi bangsa dan negara. Sebab, kata dia, Golkar dan PDIP merupakan partai nasionalis yang sudah mengarungi asam garam dan pasang surut dinamika bangsa negara.
"Kami memahami dan menyepakati bahwa kita harus bisa bersama-sama dalam membangun bangsa dan negara," ucapnya.
Ketua DPR RI ini pun mengatakan yang terpenting bukan hanya saat terjadi Pemilu 2024, namun juga menjadi penting pascaperhelatan pesta demokrasi itu. "Bagaimana kita tetap bisa menjaga situasi menjadi lebih kondusif, situasi menjadi tetap lebih baik dan rakyat pun tidak dirugikan karena berharap pemilu itu adalah ajang pesta demokrasi yang aman, nyaman, dan tertib," katanya.
Lihat Juga :