Peluang Dampingi Anies di Pilpres 2024 Besar, AHY Tinggal Tunggu Kerelaan PKS

Sabtu, 08 Oktober 2022 - 06:02 WIB
loading...
Peluang Dampingi Anies...
Peluang Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menjadi calon wakil presiden (cawapres) dari Anies Baswedan di Pilpres 2024 dinilai terbuka lebar. Foto/MPI
A A A
JAKARTA - Peluang Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menjadi calon wakil presiden (cawapres) dari Anies Baswedan di Pilpres 2024 dinilai terbuka lebar. Hal itu terlihat pertemuan yang berlangsung hangat ketika Anies menyambangi Kantor DPP Demokrat, Menteng, Jakarta Pusat pada Jumat (7/10/2022) pagi.

Pengamat Politik dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Nyarwi Ahmad mengatakan sikap Anies yang mengapresiasi sambutan hangat dari jajaran pengurus Partai Demokrat membuka jalan untuk berduet dengan AHY. Apalagi, Anies yang merupakan bacapres Nasdem secara terbuka menyampaikan siap untuk berjalan bersama-sama ke depannya. Baca juga: AHY: Sosok Anies Sudah Dekat dengan Demokrat Sejak 2013

"Pernyataan itu menurut saya bisa juga dianggap sebagai kode yang mengindikasikan peluang AHY untuk bisa mendampingi Anies Baswedan sebagai cawapres makin besar," ujar Nyarwi dalam keterangan tertulisnya yang dikutip, Sabtu (8/10/2022).



Apalagi, kata dia, Ketua Umum DPP Partai Nasdem Surya Paloh yang mengumumkan pendeklarasian Anies Baswedan beberapa hari lalu telah memberikan semacam hak prerogratif kepadanya untuk menentukan cawapresnya.

"Dari aspek personaliti, keduanya juga tampak memiliki 'chemistry' yang kuat," ucapnya.

Namun, Nyarwi berpandangan bahwa sinyalemen itu tentu hanya salah satu indikasi saja yang menandakan peluang AHY sebagai cawapresnya Anies makin menguat. Ada dua faktor-faktor lain juga yang bisa menjadi penentu peluang AHY untuk mendampingi Anies dalam bursa Pilpres 2024.

"Pertama dukungan dari parpol-parpol lain yang potensial menjadi mitra koalisi Nasdem, khususnya PKS," tuturnya.

Ia pun mempertanyakan sikap PKS apakah akan rela kehilangan tiket cawapres jika Anies memilih AHY sebagai pendampingnya. Sebab, PKS juga merupakan salah satu tipikal partai di Indonesia yang dikenal sebagai partai kader, selain PDIP.

"Kalau melihat kecenderungan seperti ini, maka nasib AHY untuk menjadi cawapres Anies, akan berada di tangan pimpinan PKS, khususnya Majelis Syuro PKS," katanya.

Faktor kedua, menurut dia, adalah daya ungkit elektabilitas AHY sebagai cawapres jika nantinya dipilih Anies. Merujuk dari data-data survei yang dirilis oleh lembaga-lembaga riset kredibel, akselerasi tingkat elektabilitas AHY sebagai capres maupun cawapres dianggapnya masih cukup datar. Baca juga: Momen Keakraban Anies dan AHY di Kantor DPP Demokrat

"Jika elektabilitas AHY sebagai sosok cawapres, beberapa bulan ke depan bisa lebih 'meroket', maka peluang dia tentu akan lebih besar untuk dipilih sebagai cawapres Anies," tutup Direktur Eksekutif Indonesian Presidential Studies (IPS) itu.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AHY Hadiri Kampanye...
AHY Hadiri Kampanye Nasional Grab, Dorong Percepatan Tranformasi Transportasi Ramah Lingkungan
PKS Targetkan 2 Kali...
PKS Targetkan 2 Kali Lipat Legislator Muda di Senayan pada 2029
Sjafrie-AHY Sinkronkan...
Sjafrie-AHY Sinkronkan Pengamanan Ruang Udara hingga Pengembangan Rute Penerbangan
Jokowi Minta PSI Dukung...
Jokowi Minta PSI Dukung Prabowo-Gibran 2 Periode, AHY: Pemilu 2029 Masih Lama
AHY: Oposisi Harus Konstruktif,...
AHY: Oposisi Harus Konstruktif, Tidak Boleh Memecah Belah Bangsa
Kuliah Umum di IPDN,...
Kuliah Umum di IPDN, Menko AHY Ajak Praja Taklukkan Tantangan Geografis Indonesia
Gagas Forum Dialog,...
Gagas Forum Dialog, AHY Ajak Profesor dan Gen Z Rumuskan Masa Depan Indonesia
Pesan AHY ke Praja IPDN:...
Pesan AHY ke Praja IPDN: Kesetiaan ASN Adalah kepada Bangsa dan Konstitusi
AHY Jadi Ketua Komite...
AHY Jadi Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung Geser Luhut, Perpres Baru Diteken Prabowo
Rekomendasi
Kemnaker: Korban PHK...
Kemnaker: Korban PHK Tembus 43.000 Orang, Sektor Manufaktur Terbanyak
Telepon dari Customer...
Telepon dari Customer Bikin Syok! Siapa Sosok yang Sebenarnya Dibonceng Ojol Ini?
Sinopsis Tobat Jatuh...
Sinopsis 'Tobat Jatuh Cinta Eps. 9: Hidup Mila Semakin Rumit, Elin Masih Dihantui Mantan Suaminya
Berita Terkini
Soroti Kejanggalan,...
Soroti Kejanggalan, Tim Hukum MNC Asia Surati KY dan MA untuk Awasi Sidang Banding Perkara CMNP
Jokowi Lakukan Safari...
Jokowi Lakukan Safari Politik, Puan: Alangkah Baiknya Jaga Situasi Tetap Kondusif
Divonis 10 Tahun Penjara,...
Divonis 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Ajukan Banding
Polda Metro Bakal Limpahkan...
Polda Metro Bakal Limpahkan Kurnia Tri Royani, Rustam Effendi, dan Rizal Fadillah ke Kejati DKI
Nasaruddin Umar Usul...
Nasaruddin Umar Usul 18.000 Guru Agama Honorer Diprioritaskan Diangkat ASN
Dipercaya 23,3 Juta...
Dipercaya 23,3 Juta Pelaku Usaha Ultra Mikro, PNM Ungkap Pentingnya Integritas
Infografis
5 Fakta 2024 Jadi Tahun...
5 Fakta 2024 Jadi Tahun Kemenangan Rusia di Perang Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved