Gas Air Mata dalam Tragedi Kanjuruhan Jadi Perhatian Jokowi
Jum'at, 07 Oktober 2022 - 16:09 WIB
loading...
A
A
A
Sebelumnya, Presiden Jokowi meninjau kondisi Stadion Kanjuruhan pascatragedi sepak bola yang terjadi pada Sabtu 1 Oktober 2022. Peninjauan dilakukan untuk mengetahui secara persis peristiwa yang terjadi saat itu.
Seusai meninjau stadion, Jokowi memandang tragedi Kanjuruhan disebabkan oleh banyak faktor. "Sebagai gambaran, tadi saya melihat bahwa problemnya ada di pintu yang terkunci dan juga tangga yang terlalu tajam ditambah kepanikan yang ada, tapi itu saya hanya melihat lapangannya,” kata Presiden Jokowi, Rabu (5/10/2022).
Jokowi kembali menegaskan tata kelola persepakbolaan Indonesia perlu diperbaiki secara keseluruhan, baik dalam hal tata kelola pertandingan, stadion, penonton, hingga pengamanan. Jokowi juga menambahkan Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) menyatakan kesiapannya untuk membantu memperbaiki tata kelola tersebut.
"Saya kira kita memang perlu evaluasi total semuanya, baik manajemen pertandingan, manajemen stadion, manajemen penonton, manajemen waktu, manajemen pengamanan. Semuanya harus dievaluasi total agar peristiwa yang terjadi di Stadion Kanjuruhan ini tidak terjadi lagi, jelas semuanya,” katanya.
Jokowi pun menjelaskan pemerintah telah membentuk TGIPF yang diketuai Mahfud MD. Tim tersebut dibentuk untuk mencari tahu secara detail penyebab utama atas terjadinya tragedi di Stadion Kanjuruhan.
Seusai meninjau stadion, Jokowi memandang tragedi Kanjuruhan disebabkan oleh banyak faktor. "Sebagai gambaran, tadi saya melihat bahwa problemnya ada di pintu yang terkunci dan juga tangga yang terlalu tajam ditambah kepanikan yang ada, tapi itu saya hanya melihat lapangannya,” kata Presiden Jokowi, Rabu (5/10/2022).
Jokowi kembali menegaskan tata kelola persepakbolaan Indonesia perlu diperbaiki secara keseluruhan, baik dalam hal tata kelola pertandingan, stadion, penonton, hingga pengamanan. Jokowi juga menambahkan Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) menyatakan kesiapannya untuk membantu memperbaiki tata kelola tersebut.
"Saya kira kita memang perlu evaluasi total semuanya, baik manajemen pertandingan, manajemen stadion, manajemen penonton, manajemen waktu, manajemen pengamanan. Semuanya harus dievaluasi total agar peristiwa yang terjadi di Stadion Kanjuruhan ini tidak terjadi lagi, jelas semuanya,” katanya.
Jokowi pun menjelaskan pemerintah telah membentuk TGIPF yang diketuai Mahfud MD. Tim tersebut dibentuk untuk mencari tahu secara detail penyebab utama atas terjadinya tragedi di Stadion Kanjuruhan.
(rca)
Lihat Juga :