Anggota TNI yang Tendang Suporter Arema saat Tragedi Kanjuruhan Minta Maaf
Rabu, 05 Oktober 2022 - 19:08 WIB
loading...
Video anggota TNI menendang suporter arema saat kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur pecah viral di media sosial. Foto/TANGKAPAN LAYAR TWITTER
A
A
A
JAKARTA - Video anggota TNI menendang suporter arema saat kerusuhan di Stadion Kanjuruhan , Malang, Jawa Timur pecah viral di media sosial. Namun belakangan, sosok TNI tersebut diketahui telah meminta maaf langsung kepada korban.
Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat (Kadispenad) Kolonel Arh Hamim Tohari membenar bahwa prajurit TNI yang menendang suporter Arema telah meminta maaf secara langsung.
"Betul, kemaren sore anggota kami datang ke rumahnya," ujar Hamim kepada MNC Portal Indonesia, Rabu (5/10/2022).
Menurutnya, anggota TNI tersebut khilaf karena berada dalam situasi yang panas. Sudah sepatunya seorang prajurit sadar dan berbesar hati mengakui kesalahannya.
"Prajurit kita menyadari bahwa itu salah, dan akhirnya dengan besar hati meminta maaf kepada korban dan keluarganya," katanya.
Tak hanya itu, kata Hamim, Pangdam V Mayjen TNI Nurcahyanto juga ikut berkunjung ke kediaman suporter Arema itu. Bahkan, Nurcahyo turut serta membantu korban dan ayahnya yang sakit untuk pergi berobat ke rumah sakit.
Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat (Kadispenad) Kolonel Arh Hamim Tohari membenar bahwa prajurit TNI yang menendang suporter Arema telah meminta maaf secara langsung.
"Betul, kemaren sore anggota kami datang ke rumahnya," ujar Hamim kepada MNC Portal Indonesia, Rabu (5/10/2022).
Menurutnya, anggota TNI tersebut khilaf karena berada dalam situasi yang panas. Sudah sepatunya seorang prajurit sadar dan berbesar hati mengakui kesalahannya.
"Prajurit kita menyadari bahwa itu salah, dan akhirnya dengan besar hati meminta maaf kepada korban dan keluarganya," katanya.
Tak hanya itu, kata Hamim, Pangdam V Mayjen TNI Nurcahyanto juga ikut berkunjung ke kediaman suporter Arema itu. Bahkan, Nurcahyo turut serta membantu korban dan ayahnya yang sakit untuk pergi berobat ke rumah sakit.
Lihat Juga :