Marah Oknum TNI Tendang Suporter, Panglima: Itu Menyalahi Sekali
Rabu, 05 Oktober 2022 - 13:14 WIB
loading...
Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa kesal dengan tindakan yang dilakukan oknum anak buahnya yang melakukan tindakan kekerasan kepada suporter Arema Malang di Stadion Kanjuruhan pada Sabtu (5/10/2022) malam. FOTO/TANGKAPAN LAYAR
A
A
A
JAKARTA - Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa kesal dengan tindakan yang dilakukan oknum anak buahnya yang melakukan tindakan kekerasan kepada suporter Arema Malang di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, pada Sabtu (5/10/2022) malam. Menurut Panglima, tindakan itu sangat tidak baik.
"Kalau seperti yang di video ya, beberapa oknum. Itu kan mereka menyerang masyarakat atau individu yang tidak juga menyerang mereka, bahkan juga membelakangi. Jadi ya sangat-sangat nggak bagus," kata Andika Perkasa di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (5/10/2022).
Andika menjelaskan, sesuai prosedur, anggota TNI dalam sebuah pertandingan sepak bola hanya ikut bantu menjaga. Biasanya diarahkan oleh pimpinan Polri yang berjaga pada pertandingan tersebut.
"Protapnya kita sebagai lapisan ketiga. Di polisi itu kan ada SOP, jadi misal terjadi emergency, respons awal itu siapa? apakah Sabhara, yang terakhir itu seingat saya Brimob, yang ketiga. Nah kita itu keempat, biasanya begitu. Tapi itu yang menggerakkan adalah pimpinan Polri di situ ya," kata Andika.
"Kalau seperti yang di video ya, beberapa oknum. Itu kan mereka menyerang masyarakat atau individu yang tidak juga menyerang mereka, bahkan juga membelakangi. Jadi ya sangat-sangat nggak bagus," kata Andika Perkasa di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (5/10/2022).
Andika menjelaskan, sesuai prosedur, anggota TNI dalam sebuah pertandingan sepak bola hanya ikut bantu menjaga. Biasanya diarahkan oleh pimpinan Polri yang berjaga pada pertandingan tersebut.
"Protapnya kita sebagai lapisan ketiga. Di polisi itu kan ada SOP, jadi misal terjadi emergency, respons awal itu siapa? apakah Sabhara, yang terakhir itu seingat saya Brimob, yang ketiga. Nah kita itu keempat, biasanya begitu. Tapi itu yang menggerakkan adalah pimpinan Polri di situ ya," kata Andika.
Lihat Juga :