Stafsus Presiden Yakin Target Jokowi Soal Kendaraan Listrik Tercapai
Selasa, 04 Oktober 2022 - 22:15 WIB
loading...
A
A
A
"Lalu dari segi harga, motor listrik itu lebih murah ya, lebih terjangkau daripada mobil listrik. Artinya dengan angka yang sedemikian, kita melihat untuk mendorong target presiden kita bisa dorong pengadopsian atau transisi ke motor listrik. Fokusnya lebih ke motor listrik, sehingga target dari presiden ini bisa lebih cepat tercapai," imbuhnya.
Lebih lanjut Diaz mengatakan, promosi dan pendekatan juga sudah dilakukan terhadap para perusahaan jasa transportasi online. Diharapkan, nantinya perusahaan-perusahaan tersebut sudah beralih ke kendaraan listrik untuk pengembangan bisnis mereka.
"Artinya dengan bantuan dari perusahaan-perusahaan transportasi dan ekspedisi kita bisa lebih cepat mencapai target yang ditetapkan oleh Bapak Presiden, begitu," jelas Diaz.
Diaz juga mengatakan, pemerintah terus mendorong agar regulasi kendaraan listrik segera diputuskan. Menurutnya, hal ini penting untuk memberi kepastian dan kesadaran kepada masyarakat tentang perlunya mengurangi emisi karbon.
"Kalau kesadaran cuma, ‘eh pakai motor, pakai motor’, itu mungkin susah. Tapi kita harus dengan insentif. Artinya ada pengurangan pajak, atau insentif-insentif lain yang bisa lebih bebas ganjil genap. Jadi mendorongnya dengan kebijakan-kebijakan enggak bisa hanya bilang bahwasanya ‘ayo dong sadar lingkungan’. Menurut saya itu enggak cukup," pungkasnya.
Lebih lanjut Diaz mengatakan, promosi dan pendekatan juga sudah dilakukan terhadap para perusahaan jasa transportasi online. Diharapkan, nantinya perusahaan-perusahaan tersebut sudah beralih ke kendaraan listrik untuk pengembangan bisnis mereka.
"Artinya dengan bantuan dari perusahaan-perusahaan transportasi dan ekspedisi kita bisa lebih cepat mencapai target yang ditetapkan oleh Bapak Presiden, begitu," jelas Diaz.
Diaz juga mengatakan, pemerintah terus mendorong agar regulasi kendaraan listrik segera diputuskan. Menurutnya, hal ini penting untuk memberi kepastian dan kesadaran kepada masyarakat tentang perlunya mengurangi emisi karbon.
"Kalau kesadaran cuma, ‘eh pakai motor, pakai motor’, itu mungkin susah. Tapi kita harus dengan insentif. Artinya ada pengurangan pajak, atau insentif-insentif lain yang bisa lebih bebas ganjil genap. Jadi mendorongnya dengan kebijakan-kebijakan enggak bisa hanya bilang bahwasanya ‘ayo dong sadar lingkungan’. Menurut saya itu enggak cukup," pungkasnya.
(rca)
Lihat Juga :