Stafsus Presiden Yakin Target Jokowi Soal Kendaraan Listrik Tercapai

Selasa, 04 Oktober 2022 - 22:15 WIB
loading...
Stafsus Presiden Yakin...
Staf Khusus (Stafsus) Presiden Diaz Hendropriyono mengaku yakin penggunaan kendaraan listrik di Indonesia tercapai pada 2025. Foto: Ist
A A A
JAKARTA - Staf Khusus (Stafsus) Presiden Diaz Hendropriyono mengaku yakin penggunaan kendaraan listrik di Indonesia tercapai pada 2025. Dia melihat Indonesia menjadi pangsa pasar yang potensial.

Hal itu dikatakan Diaz usai menghadiri kegiatan 'Ready to eMove B20' di The Dharmawangsa Jakarta, Selasa (4/10/2022). Hadir dalam kegiatan itu, Menhub Budi Karya Sumadi, Ketua MPR Bambang Soesatyo, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Dirut Pertamina Nicke Widyawati, dan Dirregident Korlantas Polri Brigjen Pol Yusri Yunus.

Dia mengatakan, saat ini, kendaraan listrik seperti roda dua lebih diprioritaskan dibanding kendaraan roda empat. "Perusahaan motor listrik sekarang sudah ada 35 perusahaan dengan kapasitas 1 juta unit per tahun. Dibanding kalau mobil itu baru ada 3 perusahaan produsen mobil listrik. Kapasitasnya baru sekitar 14 ribuan unit per tahun," kata Diaz.

Baca juga: Stafsus Presiden Yakin Kendaraan Listrik Dapat Percepat Program Nol Emisi



"Lalu dari segi harga, motor listrik itu lebih murah ya, lebih terjangkau daripada mobil listrik. Artinya dengan angka yang sedemikian, kita melihat untuk mendorong target presiden kita bisa dorong pengadopsian atau transisi ke motor listrik. Fokusnya lebih ke motor listrik, sehingga target dari presiden ini bisa lebih cepat tercapai," imbuhnya.

Lebih lanjut Diaz mengatakan, promosi dan pendekatan juga sudah dilakukan terhadap para perusahaan jasa transportasi online. Diharapkan, nantinya perusahaan-perusahaan tersebut sudah beralih ke kendaraan listrik untuk pengembangan bisnis mereka.

"Artinya dengan bantuan dari perusahaan-perusahaan transportasi dan ekspedisi kita bisa lebih cepat mencapai target yang ditetapkan oleh Bapak Presiden, begitu," jelas Diaz.

Diaz juga mengatakan, pemerintah terus mendorong agar regulasi kendaraan listrik segera diputuskan. Menurutnya, hal ini penting untuk memberi kepastian dan kesadaran kepada masyarakat tentang perlunya mengurangi emisi karbon.

"Kalau kesadaran cuma, ‘eh pakai motor, pakai motor’, itu mungkin susah. Tapi kita harus dengan insentif. Artinya ada pengurangan pajak, atau insentif-insentif lain yang bisa lebih bebas ganjil genap. Jadi mendorongnya dengan kebijakan-kebijakan enggak bisa hanya bilang bahwasanya ‘ayo dong sadar lingkungan’. Menurut saya itu enggak cukup," pungkasnya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Forum Bisnis New York,...
Forum Bisnis New York, RI Dorong Investasi Karbon Hutan Berintegritas Tinggi
Mendagri Perintahkan...
Mendagri Perintahkan Gubernur Gratiskan Pajak Kendaraan Listrik
Wakil Ketua Komisi XII...
Wakil Ketua Komisi XII Sebut Elektrifikasi Transportasi Bisa Hemat APBN hingga 30%
Presiden Prabowo Resmikan...
Presiden Prabowo Resmikan Pabrik Perakitan Mobil Listrik di Magelang
Sebut Bakal Kejutkan...
Sebut Bakal Kejutkan Dunia Tahun Depan, Prabowo: Indonesia Sedang Bangkit
Kunjungi Pabrik Kendaraan...
Kunjungi Pabrik Kendaraan Listrik, Prabowo: Industrialisasi Bagian Kebangkitan Teknologi Bangsa
Pangkas 79 Ton Emisi...
Pangkas 79 Ton Emisi per Tahun, Pertamina Perluas Penggunaan Energi Bersih di Kapal Tanker
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
EV dan SPKLU, Infrastruktur...
EV dan SPKLU, Infrastruktur Penting untuk Mendukung Mobilitas Rendah Emisi
Rekomendasi
Huawei, Oppo, vivo,...
Huawei, Oppo, vivo, Xiaomi, dan Honor Dituduh Contek Teknologi iPhone
Bangun MIN 5 Pidie Jaya...
Bangun MIN 5 Pidie Jaya yang Hanyut Akibat Banjir, Kemenag Alokasikan Rp12 Miliar
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
Berita Terkini
WNI Dianiaya di Malaysia,...
WNI Dianiaya di Malaysia, Kemlu Sebut 4 Pelaku Sudah Diamankan
Prabowo Panggil Purbaya...
Prabowo Panggil Purbaya hingga Bahlil ke Kertanegara, Ini yang Dibahas
PBNU Gelar Munas dan...
PBNU Gelar Munas dan Konbes di Ploso Kediri pada 20-23 Juni 2026, Presiden Prabowo Diundang
PKB Jabar Fest, Gus...
PKB Jabar Fest, Gus Muhaimin: Kita Tak Butuh Pemimpin Pencitraan
Denny JA Sebut Algoritma...
Denny JA Sebut Algoritma Lahirkan Kelas Baru Pekerja Digital yang Rentan
Sikapi Gejolak Ekonomi,...
Sikapi Gejolak Ekonomi, Partai Perindo Sodorkan Risalah Kebijakan untuk BI dan Pemerintah
Infografis
9 Poin Penegasan Rektor...
9 Poin Penegasan Rektor UGM terkait Ijazah Jokowi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved