Kritik PSSI, Perindo: Jangan Cuma Angkat Trofi Tapi Harus Ksatria Ketika Ada Masalah
Selasa, 04 Oktober 2022 - 20:52 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Mahfud MD Sebut Jokowi Minta Kasus Tragedi Kanjuruhan Selesai Dalam Sebulan
Effendi melanjutkan, dengan adanya tragedi Kanjuruhan seharusnya Iwan Bule mundur dari jabatannya karena dianggap gagal dalam mengurus liga hingga menyebabkan ratusan orang kehilangan nyawa.
"Teman-teman pimpinan di PSSI ya harus bertanggung jawab, salah satunya dengan ksatria mundur, bukan soal salah atau tidaknya, ikut terlibat langsung dalam pertandingan, tapi ini masalah etika. Itu kejadian-kejadian di luar banyak ketua-ketua umum federasi mundur karena permasalahan sepele, ini permasalahan jiwa ratusan nyawa melayang," paparnya.
Sebagaimana diketahui, kerusuhan pecah setelah laga Arema FC vs Persebaya Surabaya. Pertandingan dimenangkan tim tamu Persebaya dengan skor 2 - 3. Para suporter Arema kemudian merangsek masuk ke lapangan dan menyerbu pemain.
Tak hanya para pemain Persebaya, pemain Arema FC juga diserang. Termasuk anggota polisi juga diserang hingga mengakibatkan dua orang meninggal dunia. Selanjutnya 10 mobil dinas polisi dinyatakan rusak dan tiga mobil pribadi dirusak massa.
Effendi melanjutkan, dengan adanya tragedi Kanjuruhan seharusnya Iwan Bule mundur dari jabatannya karena dianggap gagal dalam mengurus liga hingga menyebabkan ratusan orang kehilangan nyawa.
"Teman-teman pimpinan di PSSI ya harus bertanggung jawab, salah satunya dengan ksatria mundur, bukan soal salah atau tidaknya, ikut terlibat langsung dalam pertandingan, tapi ini masalah etika. Itu kejadian-kejadian di luar banyak ketua-ketua umum federasi mundur karena permasalahan sepele, ini permasalahan jiwa ratusan nyawa melayang," paparnya.
Sebagaimana diketahui, kerusuhan pecah setelah laga Arema FC vs Persebaya Surabaya. Pertandingan dimenangkan tim tamu Persebaya dengan skor 2 - 3. Para suporter Arema kemudian merangsek masuk ke lapangan dan menyerbu pemain.
Tak hanya para pemain Persebaya, pemain Arema FC juga diserang. Termasuk anggota polisi juga diserang hingga mengakibatkan dua orang meninggal dunia. Selanjutnya 10 mobil dinas polisi dinyatakan rusak dan tiga mobil pribadi dirusak massa.
Lihat Juga :