Pemerintah Mulai Salurkan Santunan untuk Keluarga Korban Tragedi Kanjuruhan
Senin, 03 Oktober 2022 - 19:15 WIB
loading...
A
A
A
Dalam kesempatan di Kantor Kecamatan Lowokwaru itu, Muhadjir langsung menyerahkan bantuan kepada 8 orang ahli waris. Suasana haru muncul di Kantor Kecamatan Lowokwaru itu.
Para ahli waris yang kebanyakan adalah orang tua dari para korban tak kuasa menahan tangis di pelukan Menko PMK. “Mudah-mudahan Allah SWT menerima mereka di sisinya dengan baik, dan dengan segala amal kebaikannya,” ucapnya.
Selain menyerahkan santunan di Kecamatan Lowokwaru, Muhadjir bersama Risma juga memberikan santunan kepada para ahli waris korban di Kecamatan Singosari sebanyak 13 orang, Tajinan sebanyak 14 orang, Tirtoyudo sebanyak 5 orang, Gondanglegi sebanyak 12 orang, Kepanjen sebanyak 17 orang, Sumberpucung sebanyak 13 orang, dan Malang Kota sebanyak 21 orang ahli waris.
Dalam kesempatan itu, Risma menjelaskan bahwa tragedi yang terjadi di Stadion Kanjuruhan pada pertandingan Liga 1 antara Arema FC dan Persebaya pada 1 Oktober 2022 merupakan salah satu bencana sosial. “Ini termasuk bencana sosial, juga ada konflik-konflik di beberapa tempat itu juga kami tangani,” kata Risma.
Risma mengatakan, pihak Kemensos juga telah bergerak membantu evakuasi korban di Stadion Kanjuruhan saat terjadi kericuhan melalui Pelopor Perdamaian (Pordam) dan Taruna Siaga Bencana (Tagana), dilanjutkan dengan pendataan ahli waris korban meninggal.
Para ahli waris yang kebanyakan adalah orang tua dari para korban tak kuasa menahan tangis di pelukan Menko PMK. “Mudah-mudahan Allah SWT menerima mereka di sisinya dengan baik, dan dengan segala amal kebaikannya,” ucapnya.
Selain menyerahkan santunan di Kecamatan Lowokwaru, Muhadjir bersama Risma juga memberikan santunan kepada para ahli waris korban di Kecamatan Singosari sebanyak 13 orang, Tajinan sebanyak 14 orang, Tirtoyudo sebanyak 5 orang, Gondanglegi sebanyak 12 orang, Kepanjen sebanyak 17 orang, Sumberpucung sebanyak 13 orang, dan Malang Kota sebanyak 21 orang ahli waris.
Dalam kesempatan itu, Risma menjelaskan bahwa tragedi yang terjadi di Stadion Kanjuruhan pada pertandingan Liga 1 antara Arema FC dan Persebaya pada 1 Oktober 2022 merupakan salah satu bencana sosial. “Ini termasuk bencana sosial, juga ada konflik-konflik di beberapa tempat itu juga kami tangani,” kata Risma.
Risma mengatakan, pihak Kemensos juga telah bergerak membantu evakuasi korban di Stadion Kanjuruhan saat terjadi kericuhan melalui Pelopor Perdamaian (Pordam) dan Taruna Siaga Bencana (Tagana), dilanjutkan dengan pendataan ahli waris korban meninggal.
(rca)
Lihat Juga :