Pemerintah Mulai Salurkan Santunan untuk Keluarga Korban Tragedi Kanjuruhan
Senin, 03 Oktober 2022 - 19:15 WIB
loading...
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy saat menyalurkan santunan untuk keluarga korban tragedi Kanjuruhan. Foto: Ist
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah mulai menyalurkan santunan kepada ahli waris korban tragedi Stadion Kanjuruhan di Kantor Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur, Senin (3/10/2022). Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy bersama Menteri Sosial Tri Rismaharini memberikan santunan kepada 125 ahli waris yang terdata oleh Kementerian Sosial (Kemensos) per Senin (3/10/2022) di kota dan kabupaten Malang yang mengalami tragedi tersebut.
Data ini masih berkembang sesuai perkembangan di lapangan. Masing-masing ahli waris menerima santunan sebesar Rp15 juta per korban dan paket sembako.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Bu Mensos yang sudah berkunjung sekaligus memberikan santunan kepada keluarga korban,” kata Muhadjir dalam keterangan resminya.
Baca juga: Jokowi Akan Beri Santunan Rp50 Juta untuk Keluarga Korban Tewas Tragedi Kanjuruhan
“Dan saya tegaskan bahwa santunan ini tidak ada harganya dibanding dengan kehilangan dari Ibu dan Bapak sekalian. Ini sekadar untuk menunjukkan empati dari pemerintah baik pemerintah pusat dan daerah,” ungkap Muhadjir.
Muhadjir mengungkapkan belasungkawa yang mendalam atas meninggalnya para suporter klub Arema FC yang menjadi korban tragedi di Stadion Kanjuruhan. Dia meminta para keluarga yang ditinggalkan untuk tetap tabah dan ikhlas atas kejadian yang menimpa mereka.
Data ini masih berkembang sesuai perkembangan di lapangan. Masing-masing ahli waris menerima santunan sebesar Rp15 juta per korban dan paket sembako.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Bu Mensos yang sudah berkunjung sekaligus memberikan santunan kepada keluarga korban,” kata Muhadjir dalam keterangan resminya.
Baca juga: Jokowi Akan Beri Santunan Rp50 Juta untuk Keluarga Korban Tewas Tragedi Kanjuruhan
“Dan saya tegaskan bahwa santunan ini tidak ada harganya dibanding dengan kehilangan dari Ibu dan Bapak sekalian. Ini sekadar untuk menunjukkan empati dari pemerintah baik pemerintah pusat dan daerah,” ungkap Muhadjir.
Muhadjir mengungkapkan belasungkawa yang mendalam atas meninggalnya para suporter klub Arema FC yang menjadi korban tragedi di Stadion Kanjuruhan. Dia meminta para keluarga yang ditinggalkan untuk tetap tabah dan ikhlas atas kejadian yang menimpa mereka.
Lihat Juga :