Kepercayaan Publik pada Polri Selesaikan Kasus Brigadir J Secara Jujur dan Adil Merosot

Minggu, 02 Oktober 2022 - 16:29 WIB
loading...
Kepercayaan Publik pada...
Lembaga Survei Indikator Politik Indonesia menyatakan tingkat kepercayaan publik terhadap Polri dalam menyelesaikan kasus pembunuhan Brigadir J secara adil dan jujur merosot. FOTO/DOK.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Lembaga Survei Indikator Politik Indonesia menyatakan tingkat kepercayaan publik terhadap Polri dalam menyelesaikan kasus pembunuhan Brigadir J secara adil dan jujur merosot. Pada Agustus lalu tingkat kepercayaan publik mencapai 67,5%, tapi pada September 2022 turun menjadi 50,8%.

"Turun menjadi 50-an persen, jadi dari 67 ke 50-an persen. Saya harus disclaimer survei dilakukan sebelum Ibu PC ditahan," kata Direktur Eksekutif Lembaga Survei Indkator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi dalam Evaluasi Publik atas Kinerja Pemerintah dalam Bidang Ekonomi, Hukum dan Prospek Elektoral Jelang 2024 pada kanal YouTube Indikator Politik Indonesia, Minggu (2/10/2022).

Untuk diketahui, pada Agustus 2022 tingkat kepercayaan publik terhadap Polri untuk mengusut kasus Brigadir J secara jujur dan adil mencapai 67,5%. Rincianya 11,1% sangat percaya dan 56,4% cukup percaya. Pada September 2022 Indikator kembali menanyakan hal yang sama. Hasilnya merosot dengan tingkat kepercayaan 50,8%. Rincian 6,9% sangat percaya dan 43,9% cukup percaya.

Baca juga: Survei Indikator: Kejagung Lembaga Penegak Hukum Paling Dipercaya Masyarakat

Uniknya, dalam temuan survei ini, nilai tingkat kepercayaan publik terhadap Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk mengusut tuntas kasus ini lebih tinggi daripada institusi yang dipimpinnya. Adapun nilainya mencapai 58,7% dengan rincian 5,7% sangat percaya dan 53% cukup percaya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Singgung Peran KPRP,...
Singgung Peran KPRP, Pakar: Kritik Mahfud MD Terhadap UU Polri Sangat Aneh
Boni Hargens Lihat Polri...
Boni Hargens Lihat Polri Makin Humanis: Kunci Stabilitas Sosial Politik
Kompolnas Diperkuat...
Kompolnas Diperkuat dalam UU Polri Baru, Boni Hargens Yakin Gagasan Restorasi Kapolri Bakal Terwujud
Polri Gelar Nobar Piala...
Polri Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Pakar Hukum: Mendekatkan Polisi dengan Masyarakat
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Tepis Isu Menguntungkan...
Tepis Isu Menguntungkan Kapolri, Pakar: UU Polri Baru Berpihak pada Kepentingan Publik
Pengamat Apresiasi Pendekatan...
Pengamat Apresiasi Pendekatan Humanis Polri dalam Mengawal Aksi Demonstrasi Mahasiswa
Istana Bicara soal Kembalikan...
Istana Bicara soal Kembalikan Kepercayaan Publik
Menakar Efek di Balik...
Menakar Efek di Balik Isu Pergantian Menkeu, Awas! Ganggu Kepercayaan Publik dan Investor
Rekomendasi
7 Fakta Menarik Portugal...
7 Fakta Menarik Portugal Gagal Menang atas RD Kongo di Piala Dunia 2026
Mengapa Hari Asyura...
Mengapa Hari Asyura Begitu Istimewa? Ini Keutamaan, Peristiwa Besar, dan Fadhilah Puasanya
Ronaldo: Sudah Saatnya...
Ronaldo: Sudah Saatnya Dunia Mengakui Lionel Messi yang Terhebat
Berita Terkini
Mutasi TNI: Marsdya...
Mutasi TNI: Marsdya M. Khairil Lubis Jabat Dansesko TNI, Marsda Muzafar Jadi Pangkogabwilhan II
PB PMII Serukan Persatuan...
PB PMII Serukan Persatuan Nasional, Kembalikan Intelektualitas Jadi Navigasi Gerakan
Qodari: Stimulus Tarif...
Qodari: Stimulus Tarif Transportasi Dikucurkan saat Libur Sekolah dan Nataru
Kejagung Segel Gudang...
Kejagung Segel Gudang Motor Listrik Milik BGN di Bogor
KPK Telusuri Dugaan...
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus Kuota Haji dari Kemenag ke Pansus DPR
Dharma Pongrekun Gugat...
Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan, Berharap Hakim MK 'Diketuk Hatinya oleh Tuhan'
Infografis
5 Badan Intelijen Terbaik...
5 Badan Intelijen Terbaik pada 2025, Nomor 2 Paling Kejam dan Kontroversial
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved