alexametrics

Kiai Said Aqil Siroj Ultah, Bamsoet: Semoga PBNU Tambah Moncer

loading...
Kiai Said Aqil Siroj Ultah, Bamsoet: Semoga PBNU Tambah Moncer
Ketua MPR Bambang Soesatyo, Arsul Sani, Ahmad Basarah, dan Syarief Hasan memberikan selamat ulang tahun kepada Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj, Jumat (3/7/2020). FOTO/SINDOnews/ABDUL ROCHIM
A+ A-
JAKARTA - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj merayakan hari ulang tahun (ultah) ke-67 pada Jumat (3/7/2020). Di hari istimewanya itu, Kiai Said tidak membuat acara peringatan ultah secara meriah tapi ucapan selamat datang dari berbagai kalangan. Di depan GedungPBNU, tampak deretan karangan bunga sebagai ucapan selamat dan doa bagi Sang Kiai.

Sementara di dalam gedung PBNU, digelar perayaan sederhana dengan pembacaan doa dan memotong tumpeng yang diikuti sejumlah petinggi PBNU dan juga para staf yang ada di sana. Di hari istimewa itu, Kiai Said juga kedatangan tamu jajaran pimpinan MPR. Tampak di antaranya Ketua MPR Bambang Soesatyo, Arsul Sani, Ahmad Basarah, dan Syarief Hasan.

Selain membahas isu-isu kebangsaan, khususnya berkait dengan Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP), kedatangan Bamsoet dan jajaran pimpinan MPR lainnya juga untuk memberikan ucapan selamat ulang tahun.(Baca juga: PBNU Minta RUU HIP Dicabut, Ganti dengan RUU BPIP)

"Di tengah-tengah kebegembiraan beliau yang seharusnya berkumpul dengan keluarga, Beliau bela-belain nemuin kita. Semoga Pak Yai diberikan umur panjang, dan PBNU di bawah kepemimpinan Beliau tambah moncer. Mudah-mudahan memang ini kalau sekarang ada bekas menteri, nanti ada menteri dariPBNU," kata Bamsoet usai memberikan kue ultah kepada Kiai Said.

Kiai Said pun menerima kue dari Ketua MPR dengan penuh senyuman kemudian mematikan api lilin, tidak dengan ditiup, tapi dengan kipasan tangan karena mengenakan masker. "Begini saja tidak usah ditiup," katanya sambil mengibaskan tangannya.



Ketua Umum Pimpinan Pusat Pagar Nusa Nahdlatul Ulama Muchamad Nabil Haroen mengatakan bahwa Kiai Said merupakan guru panutan. "Secara pribadi, saya mengawal beliau selama lebih 10 tahun. Akan tetapi, dari garis keluarga, persahabatan antara keluarga Kiai Said dengan ayahanda dan keluarga saya, sudah berlangsung beberapa dekade," katanya.

Dikatakan Nabil Haroen yang juga anggota Komisi IX DPR, Kiai Said Aqil Siroj merupakan sosok sangat teguh dalam prinsip. "Beliau dengan gigih membela apa yang diyakininya, meskipun arus besar publik bersuara sebaliknya. Kiai Said berani bersuara meyakini pendapatnya untuk memperjuangkan Islam menjaga ahlussunnah wal jamaah an-nahdliyyah, sekaligus membela toleransi dalam bernegara," katanya.(Baca juga: Tiga Tingkatan Tobat, Menurut Kyai Said Aqil Siroj)

Gus Nabil pun mendoakan semoga Kiai Said terus sehat, terus mendidik generasi bangsa ini lewat Nahdlatul Ulama, pesantren maupun ruang-ruang lain. "Kiai Said menjadi sosok panutan, sedikit tokoh yang berani menyampaikan pendapat dan keteguhan sikap, yang berbeda dengan arus besar opini publik. Kiai Said sudah melampaui pujian, tepuk tangan dan juga caci maki kebencian," tuturnya.



"Dari segenap perhatian, gagasan, dan tindakan Kiai Said sepenuhnya merupakan cinta untuk mendidik generasi bangsa, untuk menjaga Indonesia kita," kata politikus PDIP ini.
(abd)
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak