Pengamat Militer Dukung Keputusan Panglima TNI Turunkan Syarat Masuk Taruna
Rabu, 28 September 2022 - 20:09 WIB
loading...
Ketua DPP Partai Perindo Bidang Hankam dan Siber Susaningtyas Kertopati mendukung keputusan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa menurunkan syarat masuk Akademi TNI. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Ketua DPP Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Bidang Hankam dan Siber Susaningtyas Kertopati menilai, rekrutmen taruna Akademi TNI memang dirancang menerapkan standar tinggi sesuai dengan kebutuhan pengawakan alutsista.
”Kita ketahui bersama bahwa kecanggihan alutsista di masa mendatang harus diawaki oleh Perwira TNI yang andal. Oleh karenanya standar rekrutmen taruna TNI dituntut tinggi menyesuaikan perkembangan teknologi alutsista,” ucapnya, Rabu (28/7/2022).
Pengamat militer dan intelijen ini menyebut, standar tinggi meliputi standar kesehatan, psikologi, IQ, akademik, termasuk standar postur tubuh. Dibutuhkan keseimbangan antar standar yang digunakan agar diperoleh taruna sebagai calon perwira TNI yang tanggap, tanggon, dan trengginas.
Baca juga: Panglima TNI Turunkan Syarat Tinggi Badan: Taruna 160 Cm, Taruni 155 Cm
”Standar tinggi badan dan berat badan, ditambah standar adiraga, anatomi dan fisiologi adalah beberapa parameter standar postur tubuh Taruna TNI. Keseimbangan seluruh parameter standar postur tubuh merupakan kriteria tampilan Perwira TNI yang ideal,” katanya.
Baca juga: Penjelasan Panglima Andika Perkasa Ubah Persyaratan Seleksi Masuk TNI
Mantan anggota Komisi I DPR RI ini menilai, tindakan Panglima TNI ini sudah melalui langkah uji kelayakan terhadap keputusan suatu peraturan yang diterapkan Panglima TNI. Perempuan yang akrab disapa Nuning ini mengakui, para calon Taruna TNI belakangan banyak yang tinggi badannya tidak memenuhi syarat tetapi memiliki tingkat kecerdasan yang baik bahkan sangat baik.
”Kita ketahui bersama bahwa kecanggihan alutsista di masa mendatang harus diawaki oleh Perwira TNI yang andal. Oleh karenanya standar rekrutmen taruna TNI dituntut tinggi menyesuaikan perkembangan teknologi alutsista,” ucapnya, Rabu (28/7/2022).
Pengamat militer dan intelijen ini menyebut, standar tinggi meliputi standar kesehatan, psikologi, IQ, akademik, termasuk standar postur tubuh. Dibutuhkan keseimbangan antar standar yang digunakan agar diperoleh taruna sebagai calon perwira TNI yang tanggap, tanggon, dan trengginas.
Baca juga: Panglima TNI Turunkan Syarat Tinggi Badan: Taruna 160 Cm, Taruni 155 Cm
”Standar tinggi badan dan berat badan, ditambah standar adiraga, anatomi dan fisiologi adalah beberapa parameter standar postur tubuh Taruna TNI. Keseimbangan seluruh parameter standar postur tubuh merupakan kriteria tampilan Perwira TNI yang ideal,” katanya.
Baca juga: Penjelasan Panglima Andika Perkasa Ubah Persyaratan Seleksi Masuk TNI
Mantan anggota Komisi I DPR RI ini menilai, tindakan Panglima TNI ini sudah melalui langkah uji kelayakan terhadap keputusan suatu peraturan yang diterapkan Panglima TNI. Perempuan yang akrab disapa Nuning ini mengakui, para calon Taruna TNI belakangan banyak yang tinggi badannya tidak memenuhi syarat tetapi memiliki tingkat kecerdasan yang baik bahkan sangat baik.
Lihat Juga :