alexametrics

Ditanya Reshuffle, Gerindra Klaim Menterinya Kerja Maksimal

loading...
Ditanya Reshuffle, Gerindra Klaim Menterinya Kerja Maksimal
Partai Gerindra tidak khawatir mengenai isu reshuffle atau kocok ulang kabinet di era Joko Widodo-Maruf Amin pascakritikan Jokowi mengenai kinerja pembantunya. Foto/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Partai Gerindra tidak khawatir mengenai isu reshuffle atau kocok ulang kabinet di era Joko Widodo-Maruf Amin pascakritikan Jokowi mengenai kinerja pembantunya dalam penanganan pandemic Covid-19 dan dampaknya.

(Baca juga: Reshuffle Kabinet Dinilai Sulit Hindari Tarik Menarik Kepentingan Partai)

Hal ini dikatakan oleh Wakil Ketua Umum (Waketum) DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad kepada wartawan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Jumat (3/7/2020).

Gerindra merasa, kedua menterinya sudah bekerja dengan maksimal. "Ya kalau saya lihat Pak Jokowi lebih pada bersikap tegas ingin dana Covid-19 segera disalurkan dan tepat sasaran," kata Sufmi Dasco.



(Baca juga: Soal Reshuffle Kabinet, PKS: Kami Oposisi Sendiri Enggak Apa-Apa)

Menurut Juru Bicara Khusus (Jubirsus) Partai Gerindra ini, sikap tegas Jokowi beberapa waktu lalu itu patut diapresiasi karena, Jokowi ingin penanganan pandemi dan dampaknya ini dilakukan dengan optimal.



Jadi, perkara reshuffle kabinet itu tergantu Jokowi yang memiliki hak prerogatif setelah mengevaluasi kinerja menteri-menterinya. "Kalau soal reshuffle itu tergantung dari presiden karena hak prerogatif persiden setelah melakukan evaluasi kinerja para menteri," ujar Dasco.

Dasco menegaskan, Gerindra tidak merasa terancam karena, ketegasan sikap Jokowi itu bukan ancaman melainkan penilaian dan evaluasi Jokowi terhadap para pembantunya di pemerintahan.
halaman ke-1 dari 2
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak